<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>doctor gina's world of words...say...assalamualaikum....!</title>
	<atom:link href="http://ginapriani.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ginapriani.wordpress.com</link>
	<description>this is the place where i share everything with you....</description>
	<lastBuildDate>Wed, 29 Apr 2009 15:35:35 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='ginapriani.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/43906e2b4cc1fd171a9b20244446b361?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>doctor gina's world of words...say...assalamualaikum....!</title>
		<link>http://ginapriani.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Sel Penyebab Leukemia Ditemukan</title>
		<link>http://ginapriani.wordpress.com/2009/02/11/sel-penyebab-leukemia-ditemukan/</link>
		<comments>http://ginapriani.wordpress.com/2009/02/11/sel-penyebab-leukemia-ditemukan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Feb 2009 17:45:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ginapriani</dc:creator>
				<category><![CDATA[medical]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ginapriani.wordpress.com/?p=118</guid>
		<description><![CDATA[Tim peneliti menemukan bahwa kedua anak kembar tersebut memiliki sel tunas abnormal praleukemia dalam darah mereka. Sel itu bisa “tidur” dalam sumsum tulang atau berkembang menjadi sel tunas leukemia. Hasil ini dikonfirmasi oleh eksperimen yang menggunakan sel tali pusar manusia.
“Penelitian ini berarti kami dapat mengetes apakah penanganan leukemia lymphoblastic akut pada anak bisa dikaitkan dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ginapriani.wordpress.com&blog=4078493&post=118&subd=ginapriani&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;">Tim peneliti menemukan bahwa kedua anak kembar tersebut memiliki sel tunas abnormal praleukemia dalam darah mereka. Sel itu bisa “tidur” dalam sumsum tulang atau berkembang menjadi sel tunas leukemia. Hasil ini dikonfirmasi oleh eksperimen yang menggunakan sel tali pusar manusia.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;">“Penelitian ini berarti kami dapat mengetes apakah penanganan leukemia lymphoblastic akut pada anak bisa dikaitkan dengan menghilangnya dan berkembangnya sel tunas leukemia,” kata Profesor Tariq Enver dari Unit Hematologi Molekuler Universitas Oxford, yang memimpin penelitian tersebut. “Mulai saat ini, upaya penyembuhan bisa difokuskan pada upaya membidik sel tunas praleukemia dan sel tunas kanker dengan obat yang ada atau yang akan kita kembangkan.”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;">Upaya penyembuhan yang terfokus, menurut Tariq, bisa menghindari efek samping pengobatan kanker kemoterapi yang menyakitkan dan terkadang justru membahayakan kondisi tubuh pasien. Hal ini sangat penting karena terbukti, Olivia, salah satu anak kembar yang terkena leukemia, mengalami kebutaan di sebelah matanya akibat infeksi yang tidak bisa dilawan tubuhnya saat kemoterapi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;">Para ilmuwan telah melacak kemungkinan sel tunas prakanker itu akibat fusi abnormal dari dua gen yang terjadi selama kehamilan ibu. Fusi ini menghasilkan protein hibrida, sebuah “kesalahan” genetik yang terjadi secara acak dan menyebabkan sel menjadi terjangkit leukemia. Gen yang diambil dari si kembar lantas ditransplantasikan ke tikus laboratorium yang mengkonfirmasi adanya hubungan langsung antara malfungsi genetik dari sel tunas tersebut dan leukemia.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;">Lembaga donor Inggris yang membiayai penelitian itu, Leukemia Research and the Medical Research Council, dan Rumah Sakit Great Ormond Street menyatakan sangat gembira atas penemuan itu dan berharap penelitian dilanjutkan ke upaya mencegah dan mengobati penyakit tersebut.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ginapriani.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ginapriani.wordpress.com/118/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ginapriani.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ginapriani.wordpress.com/118/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ginapriani.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ginapriani.wordpress.com/118/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ginapriani.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ginapriani.wordpress.com/118/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ginapriani.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ginapriani.wordpress.com/118/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ginapriani.wordpress.com&blog=4078493&post=118&subd=ginapriani&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ginapriani.wordpress.com/2009/02/11/sel-penyebab-leukemia-ditemukan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b5a063c0be77eee7a8c985feddd835c2?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kiki</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sel Super-Charge Penghadang Kanker</title>
		<link>http://ginapriani.wordpress.com/2009/02/11/sel-super-charge-penghadang-kanker/</link>
		<comments>http://ginapriani.wordpress.com/2009/02/11/sel-super-charge-penghadang-kanker/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Feb 2009 17:43:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ginapriani</dc:creator>
				<category><![CDATA[medical]]></category>
		<category><![CDATA[kanker]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ginapriani.wordpress.com/?p=115</guid>
		<description><![CDATA[Para ahli di Amerika Serikat mengklaim telah berhasil mengembangkan sel-sel kekebalan super yang dapat membantu menghadang perkembangan kanker pada sekelompok pasien yang dijadikan obyek penelitian.
Seperti dimuat jurnal Nature Medicine edisi online, peneliti dari Baylor College of Medicine di Houston menciptakan sel-sel kekebalan ini dengan cara menambahkan reseptor artifisial (buatan) pada sel limfosit T dan meningkatkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ginapriani.wordpress.com&blog=4078493&post=115&subd=ginapriani&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><span style="font-size:12pt;">Para ahli di Amerika Serikat mengklaim telah berhasil mengembangkan sel-sel kekebalan super yang dapat membantu menghadang perkembangan kanker pada sekelompok pasien yang dijadikan obyek penelitian.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;">Seperti dimuat jurnal Nature Medicine edisi online, peneliti dari Baylor College of Medicine di Houston menciptakan sel-sel kekebalan ini dengan cara menambahkan reseptor artifisial (buatan) pada sel limfosit T dan meningkatkan kemampuan mereka untuk melawan sejenis kanker mematikan yang disebut neuroblastoma.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;">Neuroblastoma merusak tubuh dengan cara menyerang sistem syaraf . Walau terbilang jarang, jenis kanker ini merupakan penyebab sekitar tujuh persen kasus kanker pada anak-anak dan 15 persen kematian kanker non-dewasa. Sekitar dua pertiga kasus kanker jenis ini tidak dapat diagnosa dan seringkali ditemukan sudah menyebar ke beberapa bagian organ tubuh.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;">Secara alamiah, sel limfosit T tidak mampu bertahan begitu lama selain juga kehilangan molekul-molekul yang berfungsi melawan sel-sel kanker pada tumor. Untuk mengatasi dua kekurangan ini, tim peneliti yang dipimpin Malcolm Brenner dari Baylor College of Medicine Texas mengembangkan sel-sel imun yang disebut sel super-charge.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;">Sel super ini dikembangkan dari sel-sel kekebalan yang secara alami distimulasi atau dirangang oleh sejenis virus yang tidak berbahaya disebut Epstein-Barr. Para ahli memodifikasi sel-sel ini untuk memunculkan reseptor yang menjadi kunci sejenis protein ditemukan pada sel-sel neuroblastoma manusia.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;">Dari hasil penelitian terhadap 11 pasien pengidap neuroblastoma berusia 3 hingga 10 tahun, sel-sel kekabalan hasil rekayasa ini mampu bertahan hingga 18 bulan. Pada lima kasus, tumor menunjukkan regresi dan kasus keenam bahkan benar-benar sembuh.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;">“Untuk pertamakalinya, kami mulai melihat adanya respon terhadap tumor. Kami telah melihat remisi yang sempurna pada satu kasus, sedangkan yang lain penyakitnya stabil selama setahun,” ujarnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;">Untuk riset mendatang, Brenner dan timnya berencana menambahkan reseptor kepada jenis sel kanker lain guna melihat apakah juga menimbulkan efek yang sama dalam menghadang kanker.</span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ginapriani.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ginapriani.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ginapriani.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ginapriani.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ginapriani.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ginapriani.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ginapriani.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ginapriani.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ginapriani.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ginapriani.wordpress.com/115/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ginapriani.wordpress.com&blog=4078493&post=115&subd=ginapriani&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ginapriani.wordpress.com/2009/02/11/sel-super-charge-penghadang-kanker/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b5a063c0be77eee7a8c985feddd835c2?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kiki</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>YAHUDI BUKAN ISRAEL DAN BUKAN KETURUNAN NABI IBRAHIM</title>
		<link>http://ginapriani.wordpress.com/2009/02/11/yahudi-bukan-israel-dan-bukan-keturunan-nabi-ibrahim/</link>
		<comments>http://ginapriani.wordpress.com/2009/02/11/yahudi-bukan-israel-dan-bukan-keturunan-nabi-ibrahim/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Feb 2009 17:40:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ginapriani</dc:creator>
				<category><![CDATA[religion]]></category>
		<category><![CDATA[israel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ginapriani.wordpress.com/?p=112</guid>
		<description><![CDATA[
Sungguh sangat memprihatinkan, banyak di antara kaum muslimin sering tidak sadar dan lepas kontrol ketika berbicara. Tidak hanya terjadi pada orang awam, bisa kita katakan juga terjadi pada sebagian besar pelajar atau bahkan mereka yang merasa memiliki banyak tsaqafah islamiyah.
Barangkali mereka lupa atau mungkin tidak tahu bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda:
وَإِنَّ الْعَبْدَ [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ginapriani.wordpress.com&blog=4078493&post=112&subd=ginapriani&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><!--[if !mso]&gt;--></p>
<p style="text-align:justify;margin:0 0 .0001pt;"><span style="font-family:&quot;">Sungguh sangat memprihatinkan, banyak di antara kaum muslimin sering tidak sadar dan lepas kontrol ketika berbicara. Tidak hanya terjadi pada orang awam, bisa kita katakan juga terjadi pada sebagian besar pelajar atau bahkan mereka yang merasa memiliki banyak <em><span style="font-family:&quot;">tsaqafah islamiyah</span></em>.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">Barangkali mereka lupa atau mungkin tidak tahu bahwa Nabi <em><span style="font-family:&quot;">shallallahu ‘alaihi wa sallam</span></em> pernah bersabda:</span></p>
<p style="text-align:justify;">وَإِنَّ<span style="font-family:&quot;"> </span>الْعَبْدَ<span style="font-family:&quot;"> </span>لَيَتَكَلَّمُ<span style="font-family:&quot;"> </span>بِالْكَلِمَةِ<span style="font-family:&quot;"> </span>مِنْ<span style="font-family:&quot;"> </span>سَخَطِ<span style="font-family:&quot;"> </span>اللَّهِ<span style="font-family:&quot;"> </span>لاَ<span style="font-family:&quot;"> </span>يُلْقِى<span style="font-family:&quot;"> </span>لَهَا<span style="font-family:&quot;"> </span>بَالاً<span style="font-family:&quot;"> </span>يَهْوِى<span style="font-family:&quot;"> </span>بِهَا<span style="font-family:&quot;"> </span>فِى<span style="font-family:&quot;"> </span>جَهَنَّم</p>
<p style="text-align:justify;"><em><span style="font-family:&quot;">Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya ada seorang hamba mengucapkan satu kalimat yang mendatangkan murka Allah, diucapkan tanpa kontrol akan tetapi menjerumuskan dia ke neraka.”</span></em><span style="font-family:&quot;"> (HR. Al Bukhari 647 <!--[if gte vml 1]&gt;                    &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><img src="/DOCUME~1/ERIK/LOCALS~1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image001.gif" border="0" alt="8)" width="15" height="15" /><!--[endif]--></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">Al Hafidz Ibn Hajar berkata dalam <em><span style="font-family:&quot;">Fathul Bari</span></em> ketika menjelaskan hadis ini, yang dimaksud diucapkan tanpa kontrol adalah tidak direnungkan bahayanya, tidak dipikirkan akibatnya, dan tidak diperkirakan dampak yang ditimbulkan. Hal ini semisal dengan firman Allah ketika menyebutkan tentang tuduhan terhadap Aisyah:</span></p>
<p style="text-align:justify;">وَتَحْسَبُونَهُ<span style="font-family:&quot;"> </span>هَيِّنًا<span style="font-family:&quot;"> </span>وَهُوَ<span style="font-family:&quot;"> </span>عِنْد<span style="font-family:&quot;"> </span>اللَّه<span style="font-family:&quot;"> </span>عَظِيم</p>
<p style="text-align:justify;"><em><span style="font-family:&quot;">“Mereka sangka itu perkara ringan, padahal itu perkara besar bagi Allah.”</span></em><span style="font-family:&quot;"> (QS. An-Nur: 15)</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">Oleh karena itu, pada artikel ini -dengan memohon pertolongan kepada Allah- penulis ingin mengingatkan satu hal terkait dengan ayat dan hadis di atas, yaitu sebuah ungkapan penamaan yang begitu mendarah daging di kalangan kaum muslimin, sekali lagi tidak hanya terjadi pada orang awam namun juga terjadi pada mereka yang mengaku paham terhadap <em><span style="font-family:&quot;">tsaqafah islamiyah</span></em>. Ungkapan yang kami maksud adalah penamaan YAHUDI dengan ISRAEL. Tulisan ini banyak kami turunkan dari sebuah risalah yang ditulis oleh Syaikh Rabi’ bin Hadi Al Madkhali <em><span style="font-family:&quot;">hafidzhahullah</span></em> yang berjudul <em><span style="font-family:&quot;">“Penamaan Negeri Yahudi yang Terkutuk dengan Israel”</span></em>.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">Tidak diragukan bahkan seolah telah menjadi kesepakatan dunia termasuk kaum muslimin bahwa negeri yahudi terlaknat yang menjajah Palestina bernama Israel. Bahkan mereka yang mengaku sangat membenci yahudi -sampai melakukan boikot produk-produk yang diduga menyumbangkan dana bagi yahudi- turut menamakan yahudi dengan israel. Akan tetapi sangat disayangkan tidak ada seorang pun yang mengingatkan bahaya besar penamaan ini.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">Perlu diketahui dan dicamkan dalam benak hati setiap muslim bahwa ISRAIL adalah nama lain dari seorang Nabi yang mulia, keturunan Nabi Ibrahim <em><span style="font-family:&quot;">‘alaihis salam</span></em> yaitu Nabi Ya’qub <em><span style="font-family:&quot;">‘alaihis salam</span></em>. Allah ta’ala berfirman:</span></p>
<p style="text-align:justify;">كُلُّ<span style="font-family:&quot;"> </span>الطَّعَامِ<span style="font-family:&quot;"> </span>كَانَ<span style="font-family:&quot;"> </span>حِلًّا<span style="font-family:&quot;"> </span>لِبَنِي<span style="font-family:&quot;"> </span>إِسْرَائِيلَ<span style="font-family:&quot;"> </span>إِلَّا<span style="font-family:&quot;"> </span>مَا<span style="font-family:&quot;"> </span>حَرَّمَ<span style="font-family:&quot;"> </span>إِسْرَائِيلُ<span style="font-family:&quot;"> </span>عَلَى<span style="font-family:&quot;"> </span>نَفْسِهِ<span style="font-family:&quot;"> </span>مِنْ<span style="font-family:&quot;"> </span>قَبْلِ<span style="font-family:&quot;"> </span>أَنْ<span style="font-family:&quot;"> </span>تُنَزَّلَ<span style="font-family:&quot;"> </span>التَّوْرَاةُ</p>
<p style="text-align:justify;"><em><span style="font-family:&quot;">“Semua makanan adalah halal bagi Bani Israil melainkan makanan yang diharamkan oleh Israil untuk dirinya sendiri sebelum Taurat diturunkan.”</span></em><span style="font-family:&quot;"> (QS. Ali Imran: 93)</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">Israil yang pada ayat di atas adalah nama lain dari Nabi Ya’qub <em><span style="font-family:&quot;">‘alaihis salam</span></em>. Dan nama ini diakui sendiri oleh orang-orang yahudi, sebagaimana disebutkan dalam hadis dari Ibn Abbas <em><span style="font-family:&quot;">radhiallahu ‘anhu</span></em>: <em><span style="font-family:&quot;">“Sekelompok orang yahudi mendatangi Nabi untuk menanyakan empat hal yang hanya diketahui oleh seorang nabi. Pada salah satu jawabannya, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan: “Apakah kalian mengakui bahwa Israil adalah Ya’qub?” Mereka menjawab: “Ya, betul.” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Ya Allah, saksikanlah.”</span></em> (HR. Daud At-Thayalisy 2846)</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;color:green;">Kata “Israil” merupakan susunan dua kata <em><span style="font-family:&quot;">israa</span></em> dan <em><span style="font-family:&quot;">iil</span></em> yang dalam bahasa arab artinya <em><span style="font-family:&quot;">shafwatullah</span></em> (kekasih Allah). Ada juga yang mengatakan <em><span style="font-family:&quot;">israa</span></em> dalam bahasa arab artinya <em><span style="font-family:&quot;">‘abdun</span></em> (hamba), sedangkan <em><span style="font-family:&quot;">iil</span></em> artinya Allah, sehingga Israil dalam bahasa arab artinya <em><span style="font-family:&quot;">‘Abdullah (hamba Allah)</span></em>. (lihat <em><span style="font-family:&quot;">Tafsir At Thabari</span></em> dan <em><span style="font-family:&quot;">Al Kasyaf</span></em> ketika menjelaskan tafsir surat Al Baqarah ayat 40)</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">Telah diketahui bersama bahwa Nabi Ya’qub adalah seorang nabi yang memiliki kedudukan yang tinggi di sisi Allah ta’ala. Allah banyak memujinya di berbagai ayat al Qur’an. Jika kita mengetahui hal ini, maka dengan alasan apa nama Israil yang mulia disematkan kepada orang-orang yahudi terlaknat. Terlebih lagi ketika umat islam menggunakan nama ini dalam konteks kalimat yang negatif, diucapkan dengan disertai perasaan kebencian yang memuncak; <em><span style="font-family:&quot;">Biadab Israil… Israil bangsat… Keparat Israil…</span></em> Atau dimuat di majalah-majalah dan media massa yang dinisbahkan pada islam, bahkan dijadikan sebagai Head Line News; <em><span style="font-family:&quot;">Israil membantai kaum muslimin… Agresi militer Israil ke Palestina… Israil penjajah dunia…. Dan seterusnya…</span></em> namun sekali lagi, yang sangat fatal adalah ketika hal ini diucapkan tidak ada pengingkaran atau bahkan tidak merasa bersalah.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">Mungkin perlu kita renungkan, pernahkah orang yang mengucapkan kalimat-kalimat di atas merasa bahwa dirinya telah menghina Nabi Ya’qub <em><span style="font-family:&quot;">‘alaihis salam</span></em>? pernahkah orang-orang yang menulis kalimat ini di majalah-majalah yang berlabel islam dan mengajak kaum muslimin untuk mengobarkan jihad, merasa bahwa dirinya telah membuat tuduhan dusta kepada Nabi Ya’qub <em><span style="font-family:&quot;">‘alaihis salam</span></em>? mengapa mereka tidak membayangkan bahwasanya bisa jadi ungkapan-ungkapan salah kaprah ini akan mendatangkan murka Allah &#8211; <em><span style="font-family:&quot;">wal ‘iyaadzu billaah</span></em> &#8211; karena isinya adalah pelecehan dan tuduhan bohong kepada Nabi Ya’qub <em><span style="font-family:&quot;">‘alaihis salam</span></em>. Mengapa tidak disadari bahwa Nabi Ya’qub <em><span style="font-family:&quot;">‘alaihis salam</span></em> tidak ikut serta dalam perbuatan orang-orang yahudi dan bahkan beliau berlepas diri dari perbuatan mereka yang keparat. Pernahkah mereka berfikir, apakah Nabi Israil <em><span style="font-family:&quot;">‘alaihis salam</span></em> ridha andaikan beliau masih hidup?!</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">Allah ta’ala berfirman:</span></p>
<p style="text-align:justify;">وَالَّذِينَ<span style="font-family:&quot;"> </span>يُؤْذُونَ<span style="font-family:&quot;"> </span>الْمُؤْمِنِينَ<span style="font-family:&quot;"> </span>وَالْمُؤْمِنَاتِ<span style="font-family:&quot;"> </span>بِغَيْرِ<span style="font-family:&quot;"> </span>مَا<span style="font-family:&quot;"> </span>اكْتَسَبُوا<span style="font-family:&quot;"> </span>فَقَدِ<span style="font-family:&quot;"> </span>احْتَمَلُوا<span style="font-family:&quot;"> </span>بُهْتَانًا<span style="font-family:&quot;"> </span>وَإِثْمًا<span style="font-family:&quot;"> </span>مُبِينًا</p>
<p style="text-align:justify;"><em><span style="font-family:&quot;">“Orang-orang yang menyakiti orang-orang yang mu’min dan mu’minat tanpa kesalahan yang mereka perbuat, maka sungguh mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata.”</span></em><span style="font-family:&quot;"> (QS. Al Ahzab: 5 <!--[if gte vml 1]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><img src="/DOCUME~1/ERIK/LOCALS~1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image001.gif" border="0" alt="8)" width="15" height="15" /><!--[endif]--></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">Allah menyatakan, menyakiti orang mukmin biasa laki-laki maupun wanita sementara yang disakiti tidak melakukan kesalahan dianggap sebagai perbuatan dosa, bagaimana lagi jika yang disakiti adalah seorang Nabi yang mulia, tentu bisa dipastikan dosanya lebih besar dari pada sekedar menyakiti orang mukmin biasa.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><em><span style="font-family:&quot;color:green;">Satu hal yang perlu disadari oleh setiap muslim, penamaan negeri yahudi dengan Israil termasuk salah satu di antara sekian banyak konspirasi (makar) yahudi terhadap dunia. Mereka tutupi kehinaan nama asli mereka YAHUDI dengan nama Bapak mereka yang mulia Nabi Israil </span></em><em><span style="font-family:&quot;color:green;font-style:normal;">‘alaihis salam</span></em><em><span style="font-family:&quot;color:green;">. Karena bisa jadi mereka sadar bahwa nama YAHUDI telah disepakati jeleknya oleh seluruh dunia, mengingat Allah telah mencela nama ini dalam banyak ayat di Al-Qur’an.</span></em></p>
<p style="text-align:justify;"><em><span style="font-family:&quot;color:red;">Kita tidak mengingkari bahwa orang-orang yahudi merupakan keturunan Nabi Israil </span></em><em><span style="font-family:&quot;color:red;font-style:normal;">‘alaihis salam</span></em><em><span style="font-family:&quot;color:red;">, akan tetapi ini bukan berarti diperbolehkan menamakan yahudi dengan nama yang mulia ini. Bahkan yang berhak menyandang nama dan warisan Nabi Ibrahim </span></em><em><span style="font-family:&quot;color:red;font-style:normal;">‘alaihis salam</span></em><em><span style="font-family:&quot;color:red;"> dan para nabi yang lainnya adalah kaum muslimin dan bukan yahudi yang kafir.</span></em><span style="font-family:&quot;"> Allah ta’ala berfirman:</span></p>
<p style="text-align:justify;">مَا<span style="font-family:&quot;"> </span>كَانَ<span style="font-family:&quot;"> </span>إِبْرَاهِيمُ<span style="font-family:&quot;"> </span>يَهُودِيًّا<span style="font-family:&quot;"> </span>وَلَا<span style="font-family:&quot;"> </span>نَصْرَانِيًّا<span style="font-family:&quot;"> </span>وَلَكِنْ<span style="font-family:&quot;"> </span>كَانَ<span style="font-family:&quot;"> </span>حَنِيفًا<span style="font-family:&quot;"> </span>مُسْلِمًا<span style="font-family:&quot;"> </span>وَمَا<span style="font-family:&quot;"> </span>كَانَ<span style="font-family:&quot;"> </span>مِنَ<span style="font-family:&quot;"> </span>الْمُشْرِكِينَ</p>
<p style="text-align:justify;"><em><span style="font-family:&quot;color:red;">“Ibrahim bukan seorang Yahudi dan bukan seorang Nasrani, akan tetapi dia adalah seorang yang lurus lagi berserah diri dan sekali-kali bukanlah dia termasuk golongan orang-orang musyrik.”</span></em><span style="font-family:&quot;color:red;"> (QS. Ali Imran: 67)</span></p>
<p style="text-align:justify;">إن<span style="font-family:&quot;"> </span>أولى<span style="font-family:&quot;"> </span>الناس<span style="font-family:&quot;"> </span>بإبراهيم<span style="font-family:&quot;"> </span>للذين<span style="font-family:&quot;"> </span>اتبعوه<span style="font-family:&quot;"> </span>وهذا<span style="font-family:&quot;"> </span>النبي<span style="font-family:&quot;"> </span>والذين<span style="font-family:&quot;"> </span>آمنوا<span style="font-family:&quot;"> </span>والله<span style="font-family:&quot;"> </span>ولي<span style="font-family:&quot;"> </span>المؤمنين</p>
<p style="text-align:justify;"><em><span style="font-family:&quot;color:red;">“Sesungguhnya orang yang paling berhak terhadap Ibrahim ialah orang-orang yang mengikutinya dan Nabi ini, beserta orang-orang yang beriman, dan Allah adalah Pelindung semua orang-orang yang beriman.”</span></em><span style="font-family:&quot;color:red;"> (QS. Ali Imran: 6 </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">Semoga Allah memberikan taufik kepada kita dan seluruh kaum muslimin untuk mengucapkan dan melakukan perbuatan yang dicintai dan di ridai oleh Allah ta’ala.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><em><span style="font-family:&quot;color:green;"><span> </span>“Sedikitpun kami tidak berniat menghina Nabi Ya’qub ‘alaihis salam dalam penggunaan kalimat-kalimat ini sebaliknya, yang kami maksud adalah yahudi…”</span></em></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">Barangkali ini salah satu pertanyaan yang akan dilontarkan oleh sebagian kaum muslimin ketika menerima nasihat ini. Maka jawaban singkat yang mungkin bisa kita berikan: Justru inilah yang berbahaya, seseorang melakukan sesuatu yang salah namun dia tidak sadar kalau dirinya sedang melakukan kesalahan. Bisa jadi hal ini tercakup dalam hadis dari Abu Hurairah <em><span style="font-family:&quot;">radhiyallahu ‘anhu</span></em> di atas. Bukankah semua pelaku perbuatan bid’ah tidak berniat buruk ketika melakukan kebid’ahannya, namun justru inilah yang menyebabkan dosa perbuatan bid’ah tingkatannya lebih besar dari melakukan dosa besar.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">Ketika Nabi <em><span style="font-family:&quot;">shallallahu ‘alaihi wa sallam</span></em> berdakwah di Mekkah, Orang-orang musyrikin Quraisy mengganti nama Beliau <em><span style="font-family:&quot;">shallallahu ‘alaihi wa sallam</span></em> dengan Mudzammam (manusia tercela) sebagai kebalikan dari nama asli Beliau Muhammad (manusia terpuji). Mereka gunakan nama Mudzammam ini untuk menghina dan melaknat Nabi <em><span style="font-family:&quot;">shallallahu ‘alaihi wa sallam</span></em>. misalnya mereka mengatakan; <em><span style="font-family:&quot;">“terlaknat Mudzammam”, “terkutuk Mudzammam”</span></em>, dan seterusnya. Dan Nabi Muhammad <em><span style="font-family:&quot;">shallallahu ‘alaihi wa sallam</span></em> tidak merasa dicela dan dilaknat, karena yang dicela dan dilaknat orang-orang kafir adalah “Mudzammam” bukan “Muhammad”, Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:</span></p>
<p style="text-align:justify;">ألا<span style="font-family:&quot;"> </span>تعجبون<span style="font-family:&quot;"> </span>كيف<span style="font-family:&quot;"> </span>يصرف<span style="font-family:&quot;"> </span>الله<span style="font-family:&quot;"> </span>عني<span style="font-family:&quot;"> </span>شتم<span style="font-family:&quot;"> </span>قريش<span style="font-family:&quot;"> </span>ولعنهم<span style="font-family:&quot;"> </span>يشتمون<span style="font-family:&quot;"> </span>مذمماً<span style="font-family:&quot;"> </span>ويلعنون<span style="font-family:&quot;"> </span>مذمماً<span style="font-family:&quot;"> </span>وأنا<span style="font-family:&quot;"> </span>محمد</p>
<p style="text-align:justify;"><em><span style="font-family:&quot;">“Tidakkah kalian heran, bagaimana Allah mengalihkan dariku celaan dan laknat orang Quraisy kepadaku, mereka mencela dan melaknat Mudzammam sedangkan aku Muhammad.”</span></em><span style="font-family:&quot;"> (HR. Ahmad &amp; Al Bukhari)</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">Meskipun maksud orang Quraisy adalah mencela Nabi <em><span style="font-family:&quot;">shallallahu ‘alaihi wa sallam</span></em>, namun karena yang digunakan bukan nama Nabi Muhammad <em><span style="font-family:&quot;">shallallahu ‘alaihi wa sallam</span></em> maka Beliau tidak menilai itu sebagai penghinaan untuknya. Dan ini dinilai Nabi <em><span style="font-family:&quot;">shallallahu ‘alaihi wa sallam</span></em> sebagai bentuk mengalihkan penghinaan terhadap dirinya. Oleh karena itu, bisa jadi orang-orang Yahudi tidak merasa terhina dan dijelek-jelekkan karena yang dicela bukan nama mereka namun nama Nabi Ya’qub <em><span style="font-family:&quot;">‘alaihis salam</span></em>.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">Di samping itu, Allah juga melarang seseorang mengucapkan sesuatu yang menjadi pemicu munculnya sesuatu yang haram. Allah melarang kaum muslimin untuk menghina sesembahan orang-orang musyrikin, karena akan menyebabkan mereka membalas penghinaan ini dengan menghina Allah ta’ala. Allah berfirman:</span></p>
<p style="text-align:justify;">وَلَا<span style="font-family:&quot;"> </span>تَسُبُّوا<span style="font-family:&quot;"> </span>الَّذِينَ<span style="font-family:&quot;"> </span>يَدْعُونَ<span style="font-family:&quot;"> </span>مِنْ<span style="font-family:&quot;"> </span>دُونِ<span style="font-family:&quot;"> </span>اللَّهِ<span style="font-family:&quot;"> </span>فَيَسُبُّوا<span style="font-family:&quot;"> </span>اللَّهَ<span style="font-family:&quot;"> </span>عَدْوًا<span style="font-family:&quot;"> </span>بِغَيْرِ<span style="font-family:&quot;"> </span>عِلْمٍ</p>
<p style="text-align:justify;"><em><span style="font-family:&quot;">“Dan janganlah kamu memaki sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa ilmu.”</span></em><span style="font-family:&quot;"> (QS. Al An’am: 10 )</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">Allah ta’ala melarang kaum muslimin yang hukum asalnya boleh atau bahkan disyari’atkan &#8211; menghina sesembahan orang musyrik &#8211; karena bisa menjadi sebab orang musyrik menghina Allah subhanahu wa ta’ala. Dan kita yakin dengan seyakin-yakinnya, tidak mungkin para sahabat <em><span style="font-family:&quot;">radhiyallahu ‘anhum</span></em> yang menyaksikan turunnya ayat ini memiliki niatan sedikitpun untuk menghina Allah ta’ala. Maka bisa kita bayangkan, jika ucapan yang menjadi sebab celaan terhadap kebenaran secara tidak langsung saja dilarang, bagaimana lagi jika celaan itu keluar langsung dari mulut kaum muslimin meskipun mereka tidak berniat untuk menghina Nabi Israil <em><span style="font-family:&quot;">‘alaihis salam</span></em>.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">* * *</span></p>
<p style="text-align:justify;"><em><span style="font-family:&quot;">Cuma sebatas istilah, yang pentingkan esensinya… bahkan para ulama’ memiliki kaidah “Tidak perlu memperdebatkan istilah.”</span></em></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">Di atas telah dipaparkan bahwa menamakan negeri yahudi dengan Israil merupakan celaan terhadap Nabi Israil <em><span style="font-family:&quot;">‘alaihis salam</span></em>, baik langsung maupun tidak langsung, baik diniatkan untuk mencela maupun tidak, semuanya dihitung mencela Nabi Israil <em><span style="font-family:&quot;">‘alaihis salam</span></em> tanpa terkecuali. Dan kaum muslimin yang sejati selayaknya tidak meremehkan setiap perbuatan dosa atau perbuatan yang mengundang dosa. Karena dengan meremahkannya akan menyebabkan perbuatan yang mungkin nilainya kecil menjadi besar. Sebagaimana dijelaskan oleh sebagian ulama bahwa di antara salah satu penyebab dosa kecil menjadi dosa besar adalah ketika pelakunya meremehkan dosa kecil tersebut.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;color:green;">Bahkan kita telah memahami bahwa mencela, menghina, melakukan tuduhan dusta kepada seorang Nabi adalah dosa besar. Akankah hal ini kita anggap ini biasa?! Sekali lagi, akan sangat membahayakan bagi seseorang, ketika dia mengucapkan satu kalimat yang mendatangkan murka Allah, sementara dia tidak sadar. Mereka sangka itu perkara ringan, padahal itu perkara besar bagi Allah. (QS. An-Nur: 15)</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">Untuk kaidah “Tidak perlu memperdebatkan istilah”, kita tidak mengingkari keabsahan kaidah ini mengingat ungkapan tersebut merupakan kaidah yang masyhur di kalangan para ulama’. Akan tetapi maksud kaidah ini tidaklah melegalkan penamaan Yahudi dengan Israel. Karena kaidah ini berlaku ketika makna istilah tersebut sudah diketahui tidak menyimpang, sebagaimana yang dipaparkan oleh Abu Hamid Al Ghazali dalam bukunya <em><span style="font-family:&quot;">Al Mustashfaa fi Ilmil Ushul</span></em>.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><em><span style="font-family:&quot;color:red;">Istilah Israil untuk negeri yahudi telah menjadi konsensus (kesepakatan) dunia. Kita cuma ikut-ikutan…</span></em></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">Setiap kaum muslimin selayaknya berusaha menjaga syi’ar-syi’ar islam, misalnya dengan belajar bahasa arab (baik lisan maupun tulisan), menghafalkan Al Qur’an, dan termasuk dalam hal ini adalah membiasakan diri untuk menggunakan istilah-istilah yang Allah gunakan dalam Al Qur’an atau dalam hadis Nabi <em><span style="font-family:&quot;">shallallahu ‘alaihi wa sallam</span></em> selama istilah tersebut dapat dipahami orang lain.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">Sebagai bentuk pemeliharaan terhadap syi’ar islam, para sahabat terutama Umar Ibn Al Khattab <em><span style="font-family:&quot;">radhiyallahu ‘anhu</span></em> sangat menekankan agar umat islam mempelajari bahasa arab. Beliau pernah mengatakan: <em><span style="font-family:&quot;">“Pelajarilah bahasa arab, karena itu bagian dari agama kalian.”</span></em> Beliau juga mengatakan: <em><span style="font-family:&quot;">“Hati-hati kalian dengan bahasa selain bahasa arab.”</span></em> Umar <em><span style="font-family:&quot;">radhiyallahu ‘anhu</span></em> membenci kaum muslimin membiasakan diri dengan berbicara selain bahasa arab tanpa ada kebutuhan, dan ini juga yang dipahami oleh para sahabat lainnya <em><span style="font-family:&quot;">radhiyallahu ‘anhum</span></em>. Mereka (para sahabat <em><span style="font-family:&quot;">radhiyallahu ‘anhum</span></em>) menganggap bahasa arab sebagai konsekuensi agama, sedangkan bahasa yang lainnya termasuk syi’ar kemunafikan. Karena itu, ketika para sahabat berhasil menaklukkan satu negeri tertentu, mereka segera mengajarkan bahasa arab kepada penduduknya meskipun penuh dengan kesulitan. (lihat <em><span style="font-family:&quot;">Muqaddimah Iqtidla’ Shirathal Mustaqim</span></em>, Syaikh Nashir al ‘Aql)</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">Dalam bahasa arab, waktu sepertiga malam yang awal dinamakan <em><span style="font-family:&quot;">‘atamah</span></em>. Orang-orang arab badui di zaman Nabi <em><span style="font-family:&quot;">shallallahu ‘alaihi wa sallam</span></em> memiliki kebiasaan menamai shalat Isya’ dengan nama waktu pelaksanaan shalat isya’ yaitu <em><span style="font-family:&quot;">‘atamah</span></em>. Kebiasaan ini kemudian diikuti oleh para sahabat <em><span style="font-family:&quot;">radhiyallahu ‘anhum</span></em> dengan menamakan shalat isya’ dengan shalat <em><span style="font-family:&quot;">‘atamah</span></em>. Kemudian Nabi <em><span style="font-family:&quot;">shallallahu ‘alaihi wa sallam</span></em> melarang mereka melalui sabdanya:</span></p>
<p style="text-align:justify;">لا<span style="font-family:&quot;"> </span>يغلبنكم<span style="font-family:&quot;"> </span>الأعراب<span style="font-family:&quot;"> </span>على<span style="font-family:&quot;"> </span>اسم<span style="font-family:&quot;"> </span>صلاتكم<span style="font-family:&quot;"> </span>فإنها<span style="font-family:&quot;"> </span>العشاء<span style="font-family:&quot;"> </span>إنما<span style="font-family:&quot;"> </span>يدعونها<span style="font-family:&quot;"> </span>العتمة<span style="font-family:&quot;"> </span>لإعتامهم<span style="font-family:&quot;"> </span>بالإبل<span style="font-family:&quot;"> </span>لحلابها</p>
<p style="text-align:justify;"><em><span style="font-family:&quot;">“Janganlah kalian ikut-ikutan orang arab badui dalam menamai shalat kalian, sesungguhnya dia adalah shalat Isya’, sedangkan orang badui menamai shalat isya dengan ‘atamah karena mereka mengakhirkan memerah susu unta sampai waktu malam.”</span></em><span style="font-family:&quot;"> (HR. Ahmad, dinyatakan Syaikh Al Arnauth sanadnya sesuai dengan syarat Muslim)</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">Al Quthuby mengatakan: <em><span style="font-family:&quot;">“Agar nama shalat isya’ tidak diganti dengan nama selain yang Allah berikan, dan ini adalah bimbingan untuk memilih istilah yang lebih utama bukan karena haram digunakan dan tidak pula menunjukkan bahwa penggunaan istilah ‘atamah tidak diperbolehkan, karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menggunakan istilah ini dalam hadisnya…”</span></em> (<em><span style="font-family:&quot;">‘Umdatul Qori Syarh Shahih Al Bukhari</span></em> karya Al ‘Aini)</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">Demikianlah yang dilakukan Nabi <em><span style="font-family:&quot;">shallallahu ‘alaihi wa sallam</span></em> dan para sahabat dalam menjaga syi’ar islam. Sampai menjaga istilah-istilah yang diberikan oleh Allah dan Rasul-Nya <em><span style="font-family:&quot;">shallallahu ‘alaihi wa sallam</span></em>, padahal penggunaan istilah asing dalam penamaan shalat isya’ tidak sampai derajat haram, karena tidak mengandung makna yang buruk.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">***</span></p>
<p style="text-align:justify;"><em><span style="font-family:&quot;color:red;">Lalu dengan apa kita menamai mereka?! Kita menamai mereka sebagaimana nama yang Allah berikan dalam Al-Qur’an, YAHUDI dan bukan ISRAEL</span></em><span style="font-family:&quot;">. Dan sebagaimana disampaikan di atas, hendaknya setiap muslim membiasakan diri dalam menamakan sesuatu sesuai dengan yang Allah berikan. Hendaknya kita namakan orang-orang yang mengaku pengikut Nabi Isa <em><span style="font-family:&quot;">‘alahis salam</span></em> dengan NASRANI bukan KRISTIANI, kita namakan hari MINGGU dengan AHAD bukan MINGGU, kita namakan shalat dengan SHALAT bukan SEMBAHYANG dan seterusnya selama itu bisa dipahami oleh orang yang diajak bicara, sebagai bentuk penghormatan kita terhadap syi’ar-syi’ar agama islam. <em><span style="font-family:&quot;">Wallaahu waliyyut taufiiq…</span></em></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">[sumber: http://muslim.or.id]</span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ginapriani.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ginapriani.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ginapriani.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ginapriani.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ginapriani.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ginapriani.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ginapriani.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ginapriani.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ginapriani.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ginapriani.wordpress.com/112/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ginapriani.wordpress.com&blog=4078493&post=112&subd=ginapriani&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ginapriani.wordpress.com/2009/02/11/yahudi-bukan-israel-dan-bukan-keturunan-nabi-ibrahim/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b5a063c0be77eee7a8c985feddd835c2?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kiki</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="/DOCUME~1/ERIK/LOCALS~1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image001.gif" medium="image">
			<media:title type="html">8)</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="/DOCUME~1/ERIK/LOCALS~1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image001.gif" medium="image">
			<media:title type="html">8)</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dimanakah umat Islam?</title>
		<link>http://ginapriani.wordpress.com/2009/02/11/dimanakah-umat-islam/</link>
		<comments>http://ginapriani.wordpress.com/2009/02/11/dimanakah-umat-islam/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Feb 2009 17:22:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ginapriani</dc:creator>
				<category><![CDATA[religion]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[umat islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ginapriani.wordpress.com/?p=103</guid>
		<description><![CDATA[Setiap hari sekitar 1,5 Milyar umat Islam (termasuk saya)
cuma bisa baca koran dan nonton Al-Jazeera menyaksikan
saudara-saudarnya sendiri terluka bahkan meregang nyawa di
Palestina sana . Kenapa tak ada yang bisa menghentikan
orang-orang Isreal yang jumlahnya kurang dari 14 juta orang.
Kasarnya begini, kalau sepertiga orang Islam sedunia
(sekitar semiliar orang) datang ke Isreal terus kencing di
sana, pasti 5 juta [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ginapriani.wordpress.com&blog=4078493&post=103&subd=ginapriani&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Setiap hari sekitar 1,5 Milyar umat Islam (termasuk saya)<br />
cuma bisa baca koran dan nonton Al-Jazeera menyaksikan<br />
saudara-saudarnya sendiri terluka bahkan meregang nyawa di<br />
Palestina sana . Kenapa tak ada yang bisa menghentikan<br />
orang-orang Isreal yang jumlahnya kurang dari 14 juta orang.<br />
Kasarnya begini, kalau sepertiga orang Islam sedunia<br />
(sekitar semiliar orang) datang ke Isreal terus kencing di<br />
sana, pasti 5 juta orang di Isrel itu bakal mati tenggelam<br />
di kubangan air kencing itu <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  tapi kenyataanya, sekarang<br />
kita sekarang cuma bisa diam melongo O:<br />
Saya jadi teringat ramalan Rasulullah tentang umat Islam<br />
sepeninggalnya. Beliau meramalkan bahwa akan datang suatu<br />
masa (mungkin sekarang) umat Islam itu bagai hidangan yang<br />
dikerubuti lalat.Waktu rasul cerita ramalan ini, Islam lagi<br />
jaya-jayanya, makanya sahabat heran dengan ramalan ini,<br />
masak sih Umat Islam bakal kayak gitu, makanya dia nanya:<br />
Rasul memangnya di saat itu Umat Islam cuman sedikit ya?<br />
Rasul lalu menyanggah, &#8220;Banyak kok jumlahnya, tapi Umat<br />
Islam saat itu seperti buih di lautan (nggak ngaruh alias<br />
nggak ngefek)&#8221; Rasul memang fathanah, pinter, punya<br />
intuisi tajam. Ramalannya terbukti, lihat aja tabel populasi<br />
berikut ini:</p>
<p>o Populasi Muslim sedunia: 1.5 Milyar orang<br />
o Penyebarannya:<br />
<span> </span> :: 1 Milyar ornag di Asia /Timur tengah<br />
<span> </span> :: 400 Juta orang di Afrika<br />
<span> </span> :: 44 Juta di Eropa<br />
<span> </span> :: 6 Juta di Amerika<br />
<span> </span><br />
Itu artinya, setiap lima orang di dunia ini pasti yang<br />
seorangnya Muslim. Jumlah umat Islam dua kali lipat dari<br />
orang Hindu, juga dua kali lipat lebih banyak dari orang<br />
Budha. Kalau dibanding orang Yahudi?<br />
Populasi orang Yahudi se-dunia cuma ada 14 juta orang.<br />
<span> </span>:: 7 juta di Amerika<br />
<span> </span>:: 5 juta di Asia<br />
<span> </span>:: 2 juta di Eropa<br />
<span> </span>:: 100 rebu di Afrika<br />
Jadi jumlah Muslim itu 107 kali lipatnya orang Yahudi!</p>
<p>Lalu kenapa dong mereka lebih powerfull , sedangkan kita<br />
seperti gajah bengkak yang sulit bergerak? Kenapa nabi<br />
menggambarkan umat islam yang banyak itu seperti hidangan<br />
yang diperebutkan dan jadi bulan-bulanan? Mari kita lihat<br />
fakta berikut ini &#8230; yuuu<br />
Setelah masa keemasan Islam (zaman Abasiyah dan<br />
kehalifahan Islam lainnya), sejarah dipegang oleh<br />
orang-orang berikut &#8230;</p>
<p>Penggerak Sejarah kini<br />
o Albert Einstein, Yahudi<br />
o Sigmund Freud, Yahudi<br />
o Karl Marx, Yahudi<br />
o Paul Samuelson, Yahudi<br />
o Milton Friedman, Yahudi<br />
<span> </span><br />
Tonggak-tonggak sejarah kedokteran<br />
o Faksinasi: Benjamin Ruben Yahudi<br />
o Faksin Polio: Jonas Salk, Yahudi<br />
o Obat Leukaemia:  Gertrude Elion, Yahudi<br />
o Hepatitis B: Baruch Blumberg, Yahudi<br />
o Obat Syphilis: Paul Ehrlich, Yahudi<br />
o Neuro muscular: Elie Metchnikoff, Yahudi<br />
o Endocrinology: Andrew Schally, Yahudi<br />
o Cognitive therapy. Aaron Beck, Yahudi<br />
o Pil kontrasepsi: Gregory Pincus, Yahudi<br />
o Teori optik, G. Wald, Yahudi<br />
o Embriologi: Stanley Cohen, Yahudi<br />
o Kidney Dialysis: Willem Kloffcame, Yahudi<br />
Dalam 105 tahun terakhir, dari 14 juta populasi orang<br />
Yahudi ada 180 orang Yahudi meraih Nobel. Sedangkan dari 1,5<br />
Miliar ornag Muslim, hanya meraih 3 Muslim yang menyabet<br />
Nobel (Irit banget ya?)<br />
<span> </span><br />
Penemuan-penemuan alat/teknologi yang mengubah wajah dunia<br />
hari ini:<br />
o Micro- Processing Chip: Stanley Mezor, Yahudi<br />
o Nuklir: Chain Reactor Leo Sziland, Yahudi<br />
o Serat optik: Cable Peter Schultz, Yahudi<br />
o Lampu lalulintas: Charles Adler, Yahudi<br />
o Besi Stainless: Benno Strauss, Yahudi<br />
o Sound Movies: Isador Kisee, Yahudi<br />
o Telepon Mikropon:  Emile Berliner, Yahudi<br />
o Video Tape Recorder: Charles Ginsburg, Yahudi</p>
<p>Bisnis-bisnis raksasa dunia:<br />
o Polo: Ralph Lauren,Yahudi<br />
o Coca Cola: Yahudi<br />
o Levi&#8217;s:  Jeans Levi Strauss, Yahudi<br />
o Sawbuck&#8217;s: Howard Schultz, Yahudi<br />
o Google: Sergey Brin, Yahudi<br />
o Dell Computers: Michael Dell, Yahudi<br />
o Oracle: Larry Ellison, Yahudi<br />
o DKNY: Donna Karan: Yahudi<br />
o Baskin &amp; Robbins: Irv Robbins, Yahudi<br />
o Dunkin Donuts: Bill Rosenberg, Yahudi</p>
<p>Politisi dan intelektual berpengaruh<br />
o Henry Kissinger , US Sec of State, Yahudi<br />
o Richard Levin, President Yale University, Yahudi<br />
o Alan Greenspan , US Federal Reserve, Yahudi<br />
o Joseph Lieberman, Yahudi<br />
o Madeleine Albright , US Sec of State, Yahudi<br />
o Casper Weinberger , US Sec of Defence, Yahudi<br />
<span> </span>o Maxim Litvinov , Menlu Rusia, Yahudi<br />
o DavidMarshal , Singapore Chief Minister, Yahudi<br />
<span> </span>o Isaacs Isaacs, Gov-GenAustralia, Yahudi<br />
o Benjamin Disraeli, British Statesman, Yahudi<br />
o Yevgeny Primakov, Russian PM, Yahudi<br />
o Barry Goldwater , US Politician, Yahudi<br />
o Jorge Sampaio, President Portugal, Yahudi<br />
o Herb Gray, Canadian Deputy &#8211; PM, Yahudi<br />
o Pierre Mendes, French PM, Yahudi<br />
o Michael Howard, British Home Sec. Yahudi<br />
o Bruno Kriesky, Austrian Chancellor Yahudi<br />
o Robert Rubin , US Sec of Treasury Yahudi</p>
<p>Media dunia yang berpengaruh<br />
o Wolf Blitzer, CNN Yahudi<br />
o Barbara Walters ABC News Yahudi<br />
o EugeneMeyer , Washington Post Yahudi<br />
o Henry Grunwald, Time Magazine Yahudi<br />
o Katherine Graham , Washington Post Yahudi<br />
o Joseph Lelyeld, New York Times Yahudi<br />
o Max Frankel, New York Times Yahudi</p>
<p>Filantropis dunia<br />
o George Soros Yahudi<br />
o Walter AnnenbergYahudi</p>
<p>Ke mana aja tokoh-tokoh Muslim? Kenapa Umat Islam tidak<br />
(hanya sedikit) bisa melahirkan tokoh-tokoh penggerak<br />
sejarah? Jawabannya bisa kita lihat dari data berikut ini<br />
&#8230;<br />
<span> </span><br />
Negara2 Muslim yang jumlahnya 57 negara, cuma punya total<br />
general 500 universitas! Catet, cuma 500 universitas seluruh<br />
dunia.<br />
Coba kita bandingkan dengan jumlah universitas di Amrik<br />
yang jumlahnya 5.758 universitas! itu cuma di amrik aja.<br />
Kalau itu terlalu banyak, oke kita lihat di India yang<br />
mayoritas Hindu, ada 8.407 universitas!</p>
<p>Itu tadi masalah kuantitas, kalau kualitas? Fakta<br />
menunjukkan bahwa tak ada universitas di negara Muslim yang<br />
masuk ranking 500 besar <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /><br />
Kita telusuri lagi kenapa kualitas umat ini rendah banget,<br />
dengan melihat fakta-fakta berikut &#8230;</p>
<p>o Angka melek baca di negara-negara Kristen 90%<br />
o angka melek baca di negara-negara Muslim 40%<br />
o 15 negara berpenduudk mayoritas kristen tingkat melek<br />
huruf 100%<br />
o 98% penduduk di negara berpenduudk kristen<br />
menyelesaikan pendidikan dasar<br />
o Hanya 50% di negar aMuslim yagn mengkhatamkan<br />
pendidikan dasar<br />
o 40% penduduk di negara berpenduduk kristen  mengikuti<br />
pendiidkan tinggi / universitas<br />
o di negara Muslim hanya 2% yagn mengecap pendidikan<br />
tinggi<br />
o Nega berpenduudkan mayoritas Muslim, cuma memiliki 230<br />
ilmuwan dari setiap satu juta orang.<br />
o Amerika punya 5000 ilmuwan dari setiap sejuta orang.<br />
o Dunia Kristen punya 1000 ahli teknologi dari setiap<br />
sejuta orang.<br />
o Bangsa-bangsa Arab cuma punya 50 ahli teknologi dari<br />
setiap sejuta orang.<br />
o Dunia Muslim hanya mengalokasikan 0.2% dari Anggaran<br />
negara untuk riset dan pemngembangan.<br />
o Dunia Kristens mengalokasikan 5% dari anggarannya<br />
untuk riset.</p>
<p>Hmmm, pantesan aja ya? Sekarang saya baru sadar. Bagaimana<br />
kita bisa melahirkan para peraih nobel, tokoh2 pengubah<br />
sejarah kalau mesinnya aja tumpul, kalau universitas cuma<br />
500 biji sedunia? Kalau angka buta huruf masih tinggi?<br />
Selain masalah fasilitas yang kurang, fakta juga<br />
menunjukkan, bahwa masyarakat muslim punya problem juga<br />
dengan minat baca yang rendah dan need for achievment yang<br />
payah. Lihat deh fakta berikut ini &#8230;</p>
<p>o Pakistan cuma punya 23 koran harian untuk setiap 1000<br />
orang penduduknya<br />
o bandngkan dengan Singapur yang punya 460 koran harian<br />
untuk setiap 1000 penduduknya<br />
o Di UK, ada 2000 judul buku terbit untuk setiap sejuta<br />
penduduk.<br />
o Di Mesir, negeri pendidikannya umat Islam, cuma terbit<br />
17 judul buku untuk tiap sejuta penduduknya<br />
o Di Indonesia? 29 judul buku untuk setiap sejuta<br />
penduduk (lumayan lah lebih banyak dari mesir, mungkin<br />
karena ada Mizan? <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Masih ada data lain? Masih, masih.Tapi kalau dipaparkan<br />
lagi, kita kan makin sakit hari meratapi nasib umat ini.<br />
Jadi apa kesimpulannya?<br />
Data-data ini tidak dimaksudkan untuk membenci suku<br />
bangsa2 kelompok agama lain yang lebih unggul dari kita.<br />
Bukan. Al-Quran mengajarkan kita untuk menghormati semua<br />
manusia. Allah justru menyuruh kita untuk fastabiqul<br />
khairaat! Ayo berlomba-lomba dalam meraih kebaikan!&#8221;<br />
Fakta ini harus membuat kita jadi sadar dan bangun dari<br />
tidur panjang.<br />
Semua fakta di atas saya kutip dari data menarik yang<br />
disarikan dari pidato Hafez A.B Mohammed, Direktur Utama<br />
Al-Baraka Bank. di akhir fakta-fakta itu Hafez A.B Mohammed<br />
memberikan pesan yang penting untuk kita semua. berikut<br />
pesannya:<br />
What do you conclude? no need to tell the figures are<br />
speaking themselves very loudly we are unable to listen</p>
<p>Please educate yourself and your children! always promote<br />
education, don&#8217;t compromise on it, don&#8217;t ignore your<br />
children&#8217;s slightest misguidance from education (and<br />
please, for God&#8217;s Sake, don&#8217;t use your personal<br />
contacts or sources to promote your children in their<br />
education; if they fail, let them and make them learn to<br />
pass; b/c if they can&#8217;t do it now, they can&#8217;t ever).</p>
<p>We are World&#8217;s biggest and strongest nation, all we<br />
need is to identify and explore our ownselves. Our victory<br />
is with our knowledge, our creativity, our literacy &#8230; And<br />
nothing else.<br />
<!--[if !supportLineBreakNewLine]--><br />
<!--[endif]--></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ginapriani.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ginapriani.wordpress.com/103/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ginapriani.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ginapriani.wordpress.com/103/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ginapriani.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ginapriani.wordpress.com/103/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ginapriani.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ginapriani.wordpress.com/103/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ginapriani.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ginapriani.wordpress.com/103/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ginapriani.wordpress.com&blog=4078493&post=103&subd=ginapriani&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ginapriani.wordpress.com/2009/02/11/dimanakah-umat-islam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b5a063c0be77eee7a8c985feddd835c2?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kiki</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>isu gender yang membodohi rakyat!!</title>
		<link>http://ginapriani.wordpress.com/2008/11/12/isu-gender-yang-membodohi-rakyat/</link>
		<comments>http://ginapriani.wordpress.com/2008/11/12/isu-gender-yang-membodohi-rakyat/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 Nov 2008 16:18:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ginapriani</dc:creator>
				<category><![CDATA[my concern...]]></category>
		<category><![CDATA[bodoh]]></category>
		<category><![CDATA[gender]]></category>
		<category><![CDATA[isu]]></category>
		<category><![CDATA[jatim]]></category>
		<category><![CDATA[pilgub]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ginapriani.wordpress.com/?p=101</guid>
		<description><![CDATA[Isu gender yang banyak di utara kan oleh para pembesar kita di Jawa Timur bnyak memakan impian banyak rakyat Jatim&#8230;.
Coba tengok isu para ulama Jatim bahwa Perempuan tak layak jadi pemimpin&#8230;..
Cobalah para pemimpin kami yang sedang berada di kursi kekuasaan&#8230;cobalah mengedepankan masa depan rakyat Jatim&#8230;.
Apa kalian para pemimpin tidak malu&#8230;.turut campur tangan dalam politik kotor [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ginapriani.wordpress.com&blog=4078493&post=101&subd=ginapriani&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Isu gender yang banyak di utara kan oleh para pembesar kita di Jawa Timur bnyak memakan impian banyak rakyat Jatim&#8230;.<br />
Coba tengok isu para ulama Jatim bahwa Perempuan tak layak jadi pemimpin&#8230;..<br />
Cobalah para pemimpin kami yang sedang berada di kursi kekuasaan&#8230;cobalah mengedepankan masa depan rakyat Jatim&#8230;.<br />
Apa kalian para pemimpin tidak malu&#8230;.turut campur tangan dalam politik kotor yang kini terjadi di jatim&#8230;<br />
Tak henyak ini merupakan ide-ide muluk yang di susupi oleh pemerintahan yang jelas jelas terjadi seperti di maluku&#8230;<br />
Atau mungkin para pemimpin kita sudah mati rasa dan menyimpan mukanya jauh-jauh di dalam ketek, karena tindakan penipuan massal yang nyata-nyata mereka lakukan kepada rakyat jatim&#8230;<br />
merusak impian mereka&#8230;merusak suara mereka&#8230;<br />
Toh kalau tau dari pertama juga yang mereka tolak jadi gubernur tetap jadi gubernur tentunya lebih baik mereka tidak memilih&#8230;.<br />
Ah&#8230;..ini smua hanya usaha mereka berlindung dari Hukum&#8230;.yah&#8230;kesemua dari antek-antek mereka yang terlibat dalam berbagai kecurangan penggelembungan suara saat Pilgub Jatim kemarin&#8230;..<br />
karena jika mereka tidak menang maka Konco-konco karwo dan saefullah yusuf akan masuk bui semua&#8230;<br />
HAHAHAHA&#8230;&#8230;.aku bingung mau mentertawakan siapa?<br />
apakah pemerintahanku yang bodoh melepas simpati rakyatnya&#8230;.?<br />
ataukah kawann-kawan HMI yang ada di Jatim yang hanya diam dan tidak berkutik akan phenomena yang terjadi di Jatim&#8230;ataukah ikut dalam permainan?ah&#8230;siapa tahu&#8230;.?<br />
apakah mereka-mereka yang haus kekuasaan?yang sudah tak tahu malu di depan mata rakyatnya sendiri merobek hak rakyat Jatim&#8230;.???lalu mana itu pemilu yang bebas dan rahasia??<br />
ataukah aku harus tertawa sedih??karena kawan-kawan ku di Jatim&#8230;keluarga di Jatim&#8230;&#8230;hilang impian mereka ..mendapatkan Gubernur pintar dan mengerti keadaan Jatim&#8230;.<br />
Ataukah aku harus menertawakan diriku&#8230;.yang berada jauh dari jatim&#8230;yang hanya sedih menghapus air mata mendengar kekecewaan rakyat jatim atas politik kotor yang semena-mena di Jatim&#8230;..??<br />
sungguh memalukan!!</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ginapriani.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ginapriani.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ginapriani.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ginapriani.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ginapriani.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ginapriani.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ginapriani.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ginapriani.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ginapriani.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ginapriani.wordpress.com/101/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ginapriani.wordpress.com&blog=4078493&post=101&subd=ginapriani&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ginapriani.wordpress.com/2008/11/12/isu-gender-yang-membodohi-rakyat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b5a063c0be77eee7a8c985feddd835c2?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kiki</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hadits tentang Ayah, Ibu, Anak, dan Keluarga</title>
		<link>http://ginapriani.wordpress.com/2008/09/26/hadits-tentang-ayah-ibu-anak-dan-keluarga/</link>
		<comments>http://ginapriani.wordpress.com/2008/09/26/hadits-tentang-ayah-ibu-anak-dan-keluarga/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Sep 2008 16:21:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ginapriani</dc:creator>
				<category><![CDATA[RAMADHAN]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[ayah]]></category>
		<category><![CDATA[ibu]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ginapriani.wordpress.com/?p=97</guid>
		<description><![CDATA[
Sumber: 1100 Hadits Terpilih (Sinar Ajaran Muhammad) &#8211; Dr. Muhammad Faiz Almath &#8211; Gema Insani Press
Ayah &#8211; Ibu &#8211; Anak &#8211; Keluarga
1. Keridhaan Allah tergantung kepada keridhaan kedua orang tua dan murka Allah pun terletak pada murka kedua orang tua. (HR. Al Hakim)
2. Seorang datang kepada Nabi Saw. Dia mengemukakan hasratnya untuk ikut berjihad. Nabi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ginapriani.wordpress.com&blog=4078493&post=97&subd=ginapriani&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div class="post_text">
Sumber: 1100 Hadits Terpilih (Sinar Ajaran Muhammad) &#8211; Dr. Muhammad Faiz Almath &#8211; Gema Insani Press<br />
Ayah &#8211; Ibu &#8211; Anak &#8211; Keluarga</p>
<p>1. Keridhaan Allah tergantung kepada keridhaan kedua orang tua dan murka Allah pun terletak pada murka kedua orang tua. (HR. Al Hakim)</p>
<p>2. Seorang datang kepada Nabi Saw. Dia mengemukakan hasratnya untuk ikut berjihad. Nabi Saw bertanya kepadanya, &#8220;Apakah kamu masih mempunyai kedua orangg tua?&#8221; Orang itu menjawab, &#8220;Masih.&#8221; Lalu Nabi Saw bersabda, &#8220;Untuk kepentingan mereka lah kamu berjihad.&#8221; (Mutafaq&#8217;alaih)</p>
<p>Penjelasan:Nabi Saw melarangnya ikut berperang karena dia lebih diperlukan kedua orang tuanya untuk mengurusi mereka.</p>
<p>3. Rasulullah Saw pernah berkata kepada seseorang, &#8220;Kamu dan hartamu adalah milik ayahmu.&#8221; (Asy-Syafi&#8217;i dan Abu Dawud)</p>
<p>Keterangan:<br />
Terdapat satu riwayat yang cukup panjang berkaitan dengan hal ini. Dari Jabir Ra meriwayatkan, ada laki-laki yang datang menemui Nabi Saw dan melapor. Dia berkata: &#8220;Ya Rasulullah, sesungguhnya ayahku ingin mengambil hartaku &#8230;.&#8221; &#8220;Pergilah Kau membawa ayahmu kesini&#8221;, perintah beliau. Bersamaan dengan itu Malaikat Jibril turun menyampaikan salam dan pesan Allah kepada beliau. Jibril berkata: &#8220;Ya, Muhammad, Allah &#8216;Azza wa Jalla mengucapkan salam kepadamu, dan berpesan kepadamu, kalau orangtua itu datang, engkau harus menanyakan apa-apa yang dikatakan dalam hatinya dan tidak didengarkan oleh teliganya. Ketika orang tua itu tiba, maka nabi pun bertanya kepadanya: &#8220;Mengapa anakmu mengadukanmu? Apakah benar engkau ingin mengambil uangnya?&#8221; Lelaki tua itu menjawab: &#8220;Tanyakan saja kepadanya, ya Rasulullah, bukankah saya menafkahkan uang itu untuk beberapa orang ammati (saudara ayahnya) atau khalati (saudara ibu) nya, atau untuk keperluan saya sendiri?&#8221;<br />
Rasulullah bersabda lagi: &#8220;Lupakanlah hal itu. Sekarang ceritakanlah kepadaku apa yang engkau katakan di dalam hatimu dan tak pernah didengar oleh telingamu!&#8221; Maka wajah keriput lelaki itu tiba-tiba menjadi cerah dan tampak bahagia, dia berkata: &#8220;Demi Allah, ya Rasulullah, dengan ini Allah Swt berkenan menambah kuat keimananku dengan ke-Rasul-anmu. Memang saya pernah menangisi nasib malangku dan kedua telingaku tak pernah mendengarnya &#8230;&#8221; Nabi mendesak: &#8220;Katakanlah, aku ingin mendengarnya.&#8221; Orang tua itu berkata dengan sedih dan airmata yang berlinang: &#8220;Saya mengatakan kepadanya kata-kata ini: &#8216;Aku mengasuhmu sejak bayi dan memeliharamu waktu muda. Semua hasil jerih-payahku kau minum dan kau reguk puas. Bila kau sakit di malam hari, hatiku gundah dan gelisah, lantaran sakit dan deritamu, aku tak bisa tidur dan resah, bagai akulah yang sakit, bukan kau yang menderita. Lalu airmataku berlinang-linang dan meluncur deras. Hatiku takut engkau disambar maut,<br />
padahal aku tahu ajal pasti akan datang. Setelah engkau dewasa, dan mencapai apa yang kau cita-citakan, kau balas aku dengan kekerasan, kekasaran dan kekejaman, seolah kaulah pemberi kenikmatan dan keutamaan. Sayang&#8230;, kau tak mampu penuhi hak ayahmu, kau perlakukan daku seperti tetangga jauhmu. Engkau selalu menyalahkan dan membentakku, seolah-olah kebenaran selalu menempel di dirimu &#8230;, seakanakan kesejukann bagi orang-orang yang benar sudah dipasrahkan.&#8217; Selanjutnya Jabir berkata: &#8220;Pada saat itu Nabi langsung memegangi ujung baju pada leher anak itu seraya berkata: &#8220;Engkau dan hartamu milik ayahmu!&#8221; (HR. At-Thabarani dalam &#8220;As-Saghir&#8221; dan Al-Ausath).</p>
<p>4. Jangan mengabaikan (membenci dan menjauhi) orang tuamu. Barangsiapa mengabaikan orang tuanya maka dia kafir. (HR. Muslim)</p>
<p>Penjelasan:<br />
Yang dimaksud kufur nikmat dan bukan kufur akidah.</p>
<p>5. Barangsiapa menisbatkan keturunan dirinya kepada selain ayahnya sendiri dan dia mengetahuinya bahwa dia bukan ayah yang sebenarnya maka surga diharamkan baginya. (HR. Muslim)</p>
<p>6. Seorang sahabat bertanya, &#8220;Ya Rasulullah, siapa yang paling berhak memperoleh pelayanan dan persahabatanku?&#8221; Nabi Saw menjawab, &#8220;ibumu&#8230;ibumu&#8230;ibumu, kemudian ayahmu dan kemudian yang lebih dekat kepadamu dan yang lebih dekat kepadamu.&#8221; (Mutafaq&#8217;alaih).</p>
<p>7. Ibu dan Bapak berhak makan dari harta milik anak mereka dengan cara yang makruf. Seorang anak tidak boleh makan dari harta ibu bapaknya kecuali dengan ijin mereka. (HR. Ad-Dailami).</p>
<p>8. Barangsiapa berhaji untuk kedua orang tuanya atau melunasi hutang-hutangnya maka dia akan dibangkitkan Allah pada hari kiamat dari golongan orang-orang yang mengamalkan kebajikan. (HR. Ath-Thabrani dan Ad-Daar Quthni).</p>
<p>9. Rasulullah Saw ditanya tentang peranan kedua orang tua. Beliau lalu menjawab, &#8220;Mereka adalah (yang menyebabkan) surgamu atau nerakamu.&#8221; (HR. Ibnu Majah)</p>
<p>Penjelasan:<br />
Kalau berbakti masuk surga dan kalau bersikap durhaka kepada mereka masuk neraka.</p>
<p>10. Apabila seorang meninggalkan do&#8217;a bagi kedua orang tuanya maka akan terputus rezekinya. (HR. Ad-Dailami)</p>
<p>11. Termasuk dosa besar seorang yang mencaci-maki ibu-bapaknya. Mereka bertanya, &#8220;Bagaimana (mungkin) seorang yang mencaci-maki ayah dan ibunya sendiri?&#8221; Nabi Saw menjawab, &#8220;Dia mencaci-maki ayah orang lain lalu orang itu (membalas) mencaci-maki ayahnya dan dia mencaci-maki ibu orang lain lalu orang lain itupun (membalas) mencaci-maki ibunya. (Mutafaq&#8217;alaih)</p>
<p>12. Kedudukan seorang paman sebagai (pengganti) kedudukan ayahnya. (HR. Adarqothani)</p>
<p>13. Warisan bagi Allah &#8216;Azza wajalla dari hambaNya yang beriman ialah puteranya yang beribadah kepada Allah sesudahnya. (HR. Ath-Thahawi).</p>
<p>14. Salah satu kenikmatan Allah atas seorang ialah dijadikan anaknya mirip dengan ayahnya (dalam kebaikan). (HR. Ath-Thahawi)</p>
<p>15. Tiap bayi dilahirkan dalam keadaan suci (fitrah-Islami). Ayah dan ibunya lah kelak yang menjadikannya Yahudi, Nasrani atau Majusi (penyembah api dan berhala). (HR. Bukhari)</p>
<p>16. Seorang datang kepada Nabi Saw dan bertanya, &#8221; Ya Rasulullah, apa hak anakku ini?&#8221; Nabi Saw menjawab, &#8220;Memberinya nama yang baik, mendidik adab yang baik, dan memberinya kedudukan yang baik (dalam hatirnu).&#8221; (HR. Aththusi).</p>
<p>17. Cintailah anak-anak dan kasih sayangi lah mereka. Bila menjanjikan sesuatu kepada mereka tepatilah. Sesungguhnya yang mereka ketahui hanya kamulah yang memberi mereka rezeki. (HR. Ath-Thahawi).</p>
<p>18. Bertakwalah kepada Allah dan berlakulah adil terhadap anak-anakmu. (HR. Bukhari dan Muslim)</p>
<p>19. Sama ratakan pemberianmu kepada anak-anakmu. Jika aku akan mengutamakan yang satu terhadap yang lain tentu aku akan mengutamakan pemberian kepada yang perempuan. (HR. Ath-Thabrani)</p>
<p>20. Barangsiapa mempunyai dua anak perempuan dan diasuh dengan baik maka mereka akan menyebabkannya masuk surga. (HR. Bukhari)</p>
<p>21. Anak menyebabkan kedua orang tuanya kikir dan penakut. (HR. Ibnu Babawih dan Ibnu &#8216;Asakir).</p>
<p>22. Barangsiapa memelihara (mengasuh) tiga anak perempuan atau tiga saudara perempuan wajib baginya masuk surga. (HR. Ath-Thahawi).</p>
<p>23. Seorang ibu yang kematian tiga orang puteranya lalu berserah diri (pasrah) kepada Allah, rela dan ikhlas, maka dia akan masuk surga. (HR. Muslim)</p>
<p>24. Ajarkan putera-puteramu berenang dan memanah. (HR. Ath-Thahawi).</p>
<p>25. Setiap anak tergadai dengan (tebusan) akikahnya (seekor atau dua ekor kambing) yang disembelih pada umur tujuh hari dan dicukur rambut kepalanya (sebagian atau seluruhnya) dan diberi nama. (HR. An-Nasaa&#8217;i)</p>
<p>26. Barangsiapa menjamin untukku satu perkara, aku jamin untuknya empat perkara. Hendaklah dia bersilaturrahim (berhubungan baik dengan keluarga dekat) niscaya keluarganya akan mencintainya, diperluas baginya rezekinya, ditambah umurnya dan Allah memasukkannya ke dalam surga yang dijanjikanNya. (HR. Ar-Rabii&#8217;).</p>
<p>27. Ibu mertua kedudukannya sebagai ibu. (HR. Tirmidzi dan Ahmad)</p>
<p>28. Abang yang tertua (sulung) kedudukannya sebagai ayah. (HR. Al-Baihaqi dan Ath-Thabrani)</p>
<p>29. Orang yang memutus hubungan kekeluargaan tidak akan masuk surga. (Mutafaq&#8217;alaih)</p>
<p>30. Rahim adalah cabang dari nama Arrahman (Arrahman Arrahim). Rahim mengucapkan keluhan dan pengaduan: &#8220;Ya Robbi, aku telah diputus (hubungan kekeluargaanku), aku telah diperlakukan dengan buruk oleh keluarga dekatku. Ya Robbi, aku telah dizalimi mereka, ya Robbi, ya Robbi.&#8221; Lalu Allah menjawab: &#8220;Tidakkah kamu ridha Aku menyambung hubunganKu dengan orang yang menghubungimu dan Aku putus hubunganKu dengan orang yang memutus hubungannya dengan kamu. (HR. Bukhari)</p>
<p>31. Rasulullah Saw memberi uang belanja kepada keluarga beliau dari bagian rampasan perang yang menjadi hak beliau untuk kebutuhan rumah tangga selama setahun. Apabila ternyata ada kelebihannya maka uang itu diminta kembali dan dimasukkan ke dalam perbendaharaan negara (baitul maal). (HR. Ahmad)</p>
<p>33. Cukup berdosa orang yang menyia-nyiakan tanggungjawab keluarga. (HR. Abu Dawud).</p>
<p>32. Bukanlah dari golongan kami orang yang diperluas rezekinya oleh Allah lalu kikir dalam menafkahi keluarganya. (HR. Ad-Dailami)</p>
<p>Sumber: 1100 Hadits Terpilih (Sinar Ajaran Muhammad) &#8211; Dr. Muhammad Faiz Almath &#8211; Gema Insani Press</p>
<p>Sumber dari : Milis uje_jamaah</p></div>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ginapriani.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ginapriani.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ginapriani.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ginapriani.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ginapriani.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ginapriani.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ginapriani.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ginapriani.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ginapriani.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ginapriani.wordpress.com/97/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ginapriani.wordpress.com&blog=4078493&post=97&subd=ginapriani&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ginapriani.wordpress.com/2008/09/26/hadits-tentang-ayah-ibu-anak-dan-keluarga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b5a063c0be77eee7a8c985feddd835c2?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kiki</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Keutamaan Puasa di Bulan Ramadhan</title>
		<link>http://ginapriani.wordpress.com/2008/09/26/keutamaan-puasa-di-bulan-ramadhan/</link>
		<comments>http://ginapriani.wordpress.com/2008/09/26/keutamaan-puasa-di-bulan-ramadhan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Sep 2008 16:18:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ginapriani</dc:creator>
				<category><![CDATA[RAMADHAN]]></category>
		<category><![CDATA[mubarak]]></category>
		<category><![CDATA[puasa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ginapriani.wordpress.com/?p=95</guid>
		<description><![CDATA[

Oleh: Asy Syaikh Salim bin Ied Al-Hilaaly, Syaikh Ali Hasan Abdul Hamid
Banyak sekali ayat yang tegas dan muhkam (qath’i) dalam Kitabullah yang mulia, memberikan anjuran untuk puasa sebagai sarana untuk taqarrub kepada Allah ‘Azza wa Jalla dan juga menjelaskan keutamaan-keutamaannya, seperti firman ALLAH (yang artinya) : “Sesungguhnya kaum muslimin dan muslimat, kaum mukminin dan mukminat, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ginapriani.wordpress.com&blog=4078493&post=95&subd=ginapriani&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div class="entry">
<div class="snap_preview">
<p><em>Oleh: Asy Syaikh Salim bin Ied Al-Hilaaly, Syaikh Ali Hasan Abdul Hamid</em></p>
<p>Banyak sekali ayat yang tegas dan muhkam (qath’i) dalam Kitabullah yang mulia, memberikan anjuran untuk puasa sebagai sarana untuk taqarrub kepada Allah ‘Azza wa Jalla dan juga menjelaskan keutamaan-keutamaannya, seperti firman ALLAH (yang artinya) : “Sesungguhnya kaum muslimin dan muslimat, kaum mukminin dan mukminat, kaum pria yang patuh dan kaum wanita yang patuh, dan kaum pria serta wanita yang benar (imannya) dan kaum pria serta kaum wanita yang sabar (ketaatannya), dan kaum pria serta wanita yang khusyu’, dan kaum pria serta wanita yang bersedekah, dan kaum pria serta wanita yan berpuasa, dan kaum pria dan wanita yang menjaga kehormatannya (syahwat birahinya), dan kaum pria serta wanita yang banyak mengingat Allah, Allah menyediakan bagi mereka ampunan dan pahala yang besar” [A-Ahzab : 35]</p>
<p>Dan firman ALLAH (yang artinya) : “Dan kalau kalian puasa, itu lebih baik bagi kalian kalau kalian mengetahuinya” [Al-Baqarah : 184].</p>
<p>Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menjelaskan dalam hadits yang shahih bahwa puasa adalah benteng dari syahwat, perisai dari neraka. Allah Tabaraka wa Ta’ala telah mengkhususkan satu pintu surga untuk orang yang puasa. Puasa bisa memutuskan jiwa dari syahwatnya, menahannya dari kebiasaan-kebiasaan yang jelek, hingga jadilah jiwa yang tenang. Inilah pahala yang besar, keutamaan yang agung ; dijelaskan secara rinci dalam hadits-hadits shahih berikut ini, dijelaskan dengan penjelasan yang sempurna.</p>
<p>1. Puasa Adalah Perisai [Pelindung]<br />
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyuruh orang yang sudah kuat syahwatnya dan belum mampu untuk menikah agar berpuasa, menjadikannya sebagai wijaa’[memutuskan] bagi syahwat ini, karena puasa menahan kuatnya anggota badan hingga bisa terkontrol, menenangkan seluruh anggota badan, serta seluruh kekuatan (yang jelek) ditahan hingga bisa taat dan dibelenggu dengan belenggu puasa. Telah jelas bahwa puasa memiliki pengaruh yang menakjubkan dalam menjaga anggota badan yang dhahir dan kekuatan bathin.</p>
<p>Oleh karena itu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda (yang artinya) : “Wahai sekalian para pemuda, barangsiapa di antara kalian telah mampu ba’ah [mampu dgn berbagai macam persiapannya] hendaklah menikah, karena menikah lebih menundukkan pandangan, dan lebih menjaga kehormatan. Barangsiapa yang belum mampu menikah, hendaklah puasa karena puasa merupakan wijaa’ (pemutus syahwat) baginya” [Hadits Riwayat Bukhari 4/106 dan Muslim no. 1400 dari Ibnu Mas'ud]</p>
<p>Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menjelaskan bahwa surga diliputi dengan perkara-perkara yang tidak disenangi, dan neraka diliputi dengan syahwat. Jika telah jelas demikian -wahai muslim- sesungguhnya puasa itu menghancurkan syahwat, mematahkan tajamnya syahwat yang bisa mendekatkan seorang hamba ke neraka, puasa menghalangi orang yang puasa dari neraka. Oleh karena itu banyak hadits yang menegaskan bahwa puasa adalah benteng dari neraka, dan perisai yang menghalangi seseorang dari neraka.</p>
<p>Bersabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam (yang artinya) : “Tidaklah seorang hamba yang puasa di jalan Allah kecuali akan Allah jauhkan dia (karena puasanya) dari neraka sejauh tujuh puluh musim” [Hadits Riwayat Bukhari 6/35, Muslim 1153 dari Abu Sa'id Al-Khudry, ini adalah lafadz Muslim. Sabda Rasulullah : "70 musim" yakni : perjalanan 70 tahun, demikian dikatakan dalam Fathul Bari 6/48].</p>
<p>Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda (yang artinya) : “Puasa adalah perisai, seorang hamba berperisai dengannya dari api neraka” [Hadits Riwayat Ahmad 3/241, 3/296 dari Jabir, Ahmad 4/22 dan Utsman bin Abil 'Ash. Ini adalah hadits yang shahih].</p>
<p>Dan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda (yang artinya) : “Barangsiapa yang berpuasa sehari di jalan Allah maka di antara dia dan neraka ada parit yang luasnya seperti antara langit dengan bumi” [Dikeluarkan oleh Tirmidzi no. 1624 dari hadits Abi Umamah, dan di dalam sanadnya ada kelemahan. Al-Walid bin Jamil, dia jujur tetapi sering salah, akan tetapi di dapat diterima. Dan dikeluarkan pula oleh At-Thabrani di dalam Al-Kabir 8/260,274, 280 dari dua jalan dari Al-Qasim dari Abi Umamah. Dan pada bab dari Abi Darda', dikeluarkan oleh Ath-Thabrani di dalam Ash-Shagir 1/273 di dalamnya terdapat kelemahan. Sehingga hadits ini SHAHIH].</p>
<p>Sebagian ahlul ilmi telah memahami bahwa hadits-hadits tersebut merupakan penjelasan tentang keutamaan puasa ketika jihad dan berperang di jalan Allah. Namun dhahir hadits ini mencakup semua puasa jika dilakukan dengan ikhlas karena mengharapkan wajah Allah Ta’ala, sesuai dengan apa yang dijelaskan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalm termasuk puasa di jalan Allah (seperti yang disebutkan dalam hadits ini).</p>
<p>2. Puasa Bisa Memasukkan Hamba ke Surga<br />
Engkau telah tahu wahai hamba yang taat -mudah-mudahan Allah memberimu taufik untuk mentaati-Nya, menguatkanmu dengan ruh dari-Nya- bahwa puasa menjauhkan orang yang mengamalkannya ke bagian pertengahan surga.</p>
<p>Dari Abu Umamah Radhiyallahu ‘anhu katanya, “Aku berkata (kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam) : “Wahai Rasulullah, tunjukkan padaku suatu amalan yang bisa memasukkanku ke surga.? Beliau menjawab : “Atasmu puasa, tidak ada (amalan) yang semisal dengan itu” [Hadits Riwayat Nasa'i 4/165, Ibnu Hibban hal. 232 Mawarid, Al-Hakim 1/421, sanadnya Shahih]</p>
<p>3. Pahala Orang Puasa Tidak Terbatas (Seluruhnya terkumpul pembahasannya pada hadits-hadits yang akan datang)</p>
<p>4. Orang Puasa Punya Dua Kegembiraan (Seluruhnya terkumpul pembahasannya pada hadits-hadits yang akan datang)</p>
<p>5. Bau Mulut Orang Yang Puasa Lebih Wangi dari Baunya Misk (Seluruhnya terkumpul pembahasannya pada hadits-hadits yang akan datang)</p>
<p>Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, (bahwasanya) Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda (yang artinya) : “Semua amalan bani Adam untuknya kecuali puasa [Baginya pahala yang terbatas, kecuali puasa karena pahalanya tidak terbatas] , karena puasa itu untuk-Ku dan Aku akan membalasnya, puasa adalah perisai, jika salah seorang dari kalian sedang berpuasa janganlah berkata keji dan berteriak-teriak, jika ada orang yang mencercanya atau memeranginya, maka ucapkanlah : ‘Aku sedang berpuasa’ [1]. Demi dzat yang jiwa Muhammad di tangan-Nya, sesunguhnya bau mulut orang yang berpuasa lebih wangi di sisi Allah daripada bau misk[2] orang yang puasa mempunyai dua kegembiraan, jika berbuka mereka gembira, jika bertemu Rabbnya mereka gembira karena puasa yang dilakukannya” [Bukhari 4/88, Muslim no. 1151, Lafadz ini bagi Bukhari].</p>
<p>Di dalam riwayat Bukhari (disebutkan) (yang artinya) : “Meninggalkan makan, minum dan syahwatnya karena puasa untuk-Ku, dan Aku yang akan membalasnya, kebaikan dibalas dengan sepuluh kali lipat yang semisal dengannya”</p>
<p>Di dalam riwayat Muslim (yang artinya) : “Semua amalan bani Adam akan dilipatgandakan, kebaikan dibalas dengan sepuluh kali lipat yang semisal dengannya, sampai tujuh ratus kali lipat. Allah Ta’ala berfirman : “Kecuali puasa, karena puasa itu untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya, dia (bani Adam) meninggalkan syahwatnya dan makanannya karena Aku” Bagi orang yang puasa ada dua kegembiraan ; gembira ketika berbuka dan gembira ketika bertemu Rabbnya. Sungguh bau mulut orang yang puasa di sisi Allah adalah lebih wangi daripada bau misk”</p>
<p>6. Puasa dan Al-Qur’an Akan Memberi Syafa’at Kepada Ahlinya di hari Kiamat</p>
<p>Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda (yang artinya) : “Puasa dan Al-Qur’an akan memberikan syafaat kepada hamba di hari Kiamat, puasa akan berkata : “Wahai Rabbku, aku akan menghalanginya dari makan dan syahwat, maka berilah dia syafa’at karenaku”. Al-Qur’an pun berkata : “Aku telah menghalanginya dari tidur di malam hari, maka berilah dia syafa’at karenaku” Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : Maka keduanya akan memberi syafa’at” [3]</p>
<p>7. Puasa Sebagai Kafarat<br />
Diantara keistimewaan puasa yang tidak ada dalam amalan lain adalah ; Allah menjadikannya sebagai kafarat bagi orang yang memotong rambut kepalanya (ketika haji) karena ada udzur sakit atau penyakit di kepalanya, kaparat bagi yang tidak mampu memberi kurban, kafarat bagi pembunuh orang kafir yang punya perjanjian karena membatalkan sumpah, atau yang membunuh binatang buruan di tanah haram dan sebagai kafarat zhihar. Akan jelas bagimu dalam ayat-ayat berikut ini.</p>
<p>Allah Ta’ala berfirman (yang artinya) : “Dan sempurnakanlah olehmu ibadah haji dan umrah karena Allah ; maka jika kamu terkepung (terhalang oleh musuh atau sakit), maka wajib menyembelih kurban yang mudah didapat. Dan janganlah kamu mencukur rambut kepalamu, hingga kurban itu sampai ke tempat penyembelihannya. Jika ada diantaramu yang sakit atau ada gangguan di kepalanya (lalu ia bercu kur), maka wajib atasnya berfidyah, yaitu berpuasa atau bersedekah atau berkurban. Apabila kamu telah (merasa) aman, maka bagi siapa yang ingin mengerjakan umrah sebelum haji (di dalam bulan haji), (wajiblah ia menyembelih) kurban yang mudah di dapat. Tetapi jika ia tidak menemukan (binatang kurban atau tidak mampu), maka wajib berpuasa tiga hari dalam masa haji dan tujuh hari (lagi) apabila kamu telah pulang kembali. Demikian itu (kewajiban membayar fidyah) bagi orang-orang yang keluargannya tidak berada (di sekitar) Masjidil Haram (orang-orang yang bukan penduduk kota Makkah). Dan bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah sangat keras siksa-Nya” [Al-Baqarah : 196]</p>
<p>Allah Ta’ala juga berfirman (yang artinya) : “Dan jika ia (si terbunuh) dari kaum (kafir) yang ada perjanjian (damai) antara mereka dengan kamu, maka (hendaklah si pembunuh) membayar diat (denda) yang diserahkan kepada keluarganya (si terbunuh) serta memerdekakan hamba sahaya yang mukmin. Barangsiapa yang tidak memperolehnya, maka hendaklah (si pembunuh) berpuasa dua bulan berturut-turut sebagai cara taubat kepada Allah. Dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana” [An-Nisaa' : 92]</p>
<p>Allah Ta’ala berfirman (yang artinya) : “ Allah tidak menghukum kamu disebabkan sumpah-sumpahmu yang tidak dimaksud (untuk bersumpah), tetapi Dia menghukum kamu disebabkan sumpah-sumpah kamu yang kamu sengaja, maka kafarat (melanggar) sumpah itu ialah memberi makan sepuluh orang miskin, yaitu dari makanan yang biasa kamu berikan kepada keluargamu, atau memberi pakaian kepada mereka atau memerdekakan seorang budak. Barangsiapa tidak sanggup melakukan yang demikian, maka kafaratnya puasa selama tiga hari. Yang demikian itu adalah kafarat sumpah-sumpahmu bila kamu bersumpah (dan kamu langgar). Dan jagalah sumpahmu. Demikianlah Allah menerangkan kepadamu hukum-hukum-Nya agar kamu bersyukur (kepada-Nya)” [Al-Maidah : 89]</p>
<p>Allah Ta’ala berfirman (yang artinya) : “Orang-orang yang menzhihar isteri mereka kemudian mereka hendak menarik kembali apa yang mereka ucapkan, maka (wajib atasnya) memerdekakan seorang budak sebelum kedua suami istri itu bercampur. Demikianlah yang diajarkan kepada kamu, dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. Barangsiapa yang tidak mendapatkan (budak), maka (wajib atasnya) berpuasa dua bulan berturut-turut sebelum keduanya bercampur. Maka siapa yang tidak kuasa (wajib atasnya) memberi makan enam puluh orang miskin. Demikianlah supaya kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. Dan itulah hukum-hukum Allah, dan bagi orang-orang kafir ada siksaan yang sangat pedih” [Al-Mujaadiliah : 3-4]</p>
<p>Demikian pula, puasa dan shadaqah bisa menghapuskan fitnah seorang pria dari harta, keluarga dan anaknya. Dari Hudzaifah Ibnul Yaman Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda (yang artinya) : “Fitnah pria dalam keluarga (isteri), harta dan tetangganya, bisa dihapuskan oleh shalat, puasa dan shadaqah” [Hadits Riwayat Bukhari 2/7, Muslim 144]</p>
<p>8. Ar Rayyan Bagi Orang yang Puasa<br />
Dari Sahl bin Sa’ad Radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam (bahwa beliau) bersabda (yang artinya) : “Sesungguhnya dalam surga ada satu pintu yang disebut dengan Rayyan, orang-orang yang puasa akan masuk di hari kiamat nanti dari pintu tersebut, tidak ada orang selain mereka yang memasukinya. Jika telah masuk orang terkahir yang puasa ditutuplah pintu tersebut. Barangsiapa yang masuk akan minum, dan barangsiapa yang minum tidak akan merasa haus untuk selamanya” [Hadits Riwayat Bukhari 4/95, Muslim 1152, dan tambahan lafadz yang akhir ada pada riwayat Ibnu Khuzaimah dalam shahihnya 1903]</p>
<p>Footnote.<br />
1. Dengan ucapan yang terdengar oleh si pencerca atau orang yang mengganggu tersebut, ada yang mengatakan : diucapkan di dalam hatinya agar tidak saling mencela dan saling memerangi. Yang pertama lebih kuat dan lebih jelas, karena ucapan secara mutlak adalah dengan lisan, adapun bisikan jiwa dibatasi oleh sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam seperti yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah : “Sesunguhnya Allah memaafkan bagi umatku apa yang terbetik dalam hatinya selama belum diucapkan atau diamalkannya” (Muttafaqun ‘alaih). Maka jelaslah bahwa ucapan itu mutlak tidak terjadi kecuali oleh ucapan yang dapat dididengar dengan suara yang terucap dan huruf. Wallahu a’lam.</p>
<p>2. Lihat apa yang telah ditulis oleh Ibnul Qayyim dalam Al-Wabilu Shayyin minal Kalami At-Thayyib hal.22-38</p>
<p>3. Diriwayatkan oleh Ahmad 6626, Hakim 1/554, Abu Nu’aim 8/161 dari jalan Huyaiy bin Abdullah dari Abdurrahman Al-hubuli dari Abdullah bin ‘Amr, dan sanadnya hasan. Al-Haitsami berkata di dalam Majmu’ Zawaid 3/181 setelah menambah penisbatannya kepada Thabrani dalam Al-Kabir : “Dan perawinya adalah perawi shahih”<br />
Faedah : Hadits ini dan yang semisalnya dari hadits-hadits yang telah warid yang menyatakan bahwa amalan itu berjasad, wajib diimani dengan keimanan yang kuat tanpa mentahrif atau mentakwilnya, karena demikianlah manhajnya salafus shalih, dan jalannya mereka tidak diragukan lebih selamat, lebih alim dan bijaksana (tepat).<br />
Cukuplah bagimu bahwa itu adalah salah satu syarat iman. Alla Ta’ala berfirman.<br />
(yang artinya) : “(Yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan shalat dan menafkahkan sebagian rezki yang Kami anugrahkan kepada mereka” [Al-Baqarah : 3]</p>
<p>(Judul Asli : Shifat shaum an Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam Fii Ramadhan, penulis Syaikh Salim bin Ied Al-Hilaaly, Syaikh Ali Hasan Abdul Hamid. Penerbit Al Maktabah Al islamiyyah cet. Ke 5 th 1416 H. Edisi Indonesia Sifat Puasa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam oleh terbitan Pustaka Al-Mubarok (PMR), penerjemah Abdurrahman Mubarak Ata. Cetakan I Jumadal Akhir 1424 H)</p>
<p>Disalin dari: http://www.salafy.or.id/salafy.php</p></div>
</div>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ginapriani.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ginapriani.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ginapriani.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ginapriani.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ginapriani.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ginapriani.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ginapriani.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ginapriani.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ginapriani.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ginapriani.wordpress.com/95/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ginapriani.wordpress.com&blog=4078493&post=95&subd=ginapriani&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ginapriani.wordpress.com/2008/09/26/keutamaan-puasa-di-bulan-ramadhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b5a063c0be77eee7a8c985feddd835c2?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kiki</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jika Orang Anti Merokok Ketemu Perokok</title>
		<link>http://ginapriani.wordpress.com/2008/09/26/jika-orang-anti-merokok-ketemu-perokok/</link>
		<comments>http://ginapriani.wordpress.com/2008/09/26/jika-orang-anti-merokok-ketemu-perokok/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Sep 2008 14:52:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ginapriani</dc:creator>
				<category><![CDATA[my concern...]]></category>
		<category><![CDATA[anti rokok]]></category>
		<category><![CDATA[kaya]]></category>
		<category><![CDATA[miskin]]></category>
		<category><![CDATA[perokok]]></category>
		<category><![CDATA[rokok]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ginapriani.wordpress.com/?p=90</guid>
		<description><![CDATA[
Anti Rokok berkata:

Angka belanja rokok orang Indonesia setiap tahun tidak      kurang dari 150 trilliun Rupiah. Uang sebanyak itu, kalau semuanya adalah      pecahan 50 ribu-an yang disambung-sambung, maka akan sama dengan membuat      untaian sepanjang jarak bumi &#8211; bulan 7 kali bolak-balik. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ginapriani.wordpress.com&blog=4078493&post=90&subd=ginapriani&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0     false false false  EN-US X-NONE X-NONE              MicrosoftInternetExplorer4              &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;                                                                                                                                            &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Anti Rokok berkata:</span></p>
<ol type="1">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Angka belanja rokok orang Indonesia setiap tahun tidak      kurang dari 150 trilliun Rupiah. Uang sebanyak itu, kalau semuanya adalah      pecahan 50 ribu-an yang disambung-sambung, maka akan sama dengan membuat      untaian sepanjang jarak bumi &#8211; bulan 7 kali bolak-balik. Atau kalau      dibelikan tusuk gigi dan kemudian dirangkai dan dilem bisa menghasilkan maket      7 keajaiban dunia dengan skala 1:20 sebanyak 300 buah. Atau bisa dibelikan      sedan Mercedes terbaru sebanyak 300.000 unit.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">80% perokok di Indonesia adalah orang-orang miskin yang      mungkin bosan hidup dalam kemiskinan, sehingga memilih merokok untuk      mempercepat kematian. Yang 15% adalah kalangan menengah yang stress dengan      tanggung jawab di pekerjaannya. Dan 5% perokok disini adalah orang kaya      yang kebingungan menghabiskan uangnya.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Hebatnya lagi, ’orang-orang miskin’ itu, membelanjakan      uangnya untuk membeli produk yang membuat 5 atau 6 orang menjadi bagian      dari 10 orang terkaya di Indonesia. Dan &#8216;orang-orang kaya&#8217; itu menjadi      figur perokok yang dicontoh siapa saja.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Peringatan tentang bahaya merokok yang sudah tercantum      disetiap kemasan ternyata tidak berpengaruh banyak. Perokok &#8216;miskin&#8217;      kebanyakan tidak bisa baca dan tulis. Perokok &#8216;menengah&#8217; ternyata terlalu      sibuk dengan pekerjaannya sehingga tidak sempat membaca peringatan      tersebut. Dan sisanya yang perokok &#8216;kaya&#8217; tidak peduli sebab biaya berobat      mereka sudah terjamin 17 turunan.</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Pendukung Rokok berkata:</span></p>
<ol type="1">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Masa bodoh, lagian gue beli pake uang sendiri dari      keringet sendiri. Masih mending nilai segitu sebagian buat makan puluhan      ribu pegawai pabrik rokok, masih dipake bayar pajek yang bikin ente hidup      rada nyaman disini. Daripada koruptor yang uangnya dipake buat makan      keluarganya yang cuma segelintir.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Ngitung dari mana?. Asal nulis nih. Apa dasarnya milih      rokok buat mempercepat kematian. Kalo mau cepet mati ya loncat saja dari      monas atau panjat tiang listrik trus pegang kabelnya pas hujan.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Pake logika dong. Dimana ada orang miskin pasti ada      orang kaya. Masa mau kaya semua atau mau miskin semua.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Waah semakin ngawur. Rokok bukan penyebab utama      kematian dan bukan penyebab utama penyakit. Mau bukti? Lihat tuh di desa-desa,      rata-rata penduduk usia lanjut disana rajin merokok dan sehat. Atau mau      bukti lainnya? Tuh engkong gue sudah umur 70 tahun masih hidup, trus      rokoknya 5 pak sehari. Sudah gitu dia masih segar bugar dan perkasa. Lusa      malah dia mau kawin lagi.</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;"> </span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ginapriani.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ginapriani.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ginapriani.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ginapriani.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ginapriani.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ginapriani.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ginapriani.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ginapriani.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ginapriani.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ginapriani.wordpress.com/90/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ginapriani.wordpress.com&blog=4078493&post=90&subd=ginapriani&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ginapriani.wordpress.com/2008/09/26/jika-orang-anti-merokok-ketemu-perokok/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b5a063c0be77eee7a8c985feddd835c2?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kiki</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ternyata Ayat Suci Al-Qur&#8217;an ada di dalam Kromosom Manusia</title>
		<link>http://ginapriani.wordpress.com/2008/09/26/ternyata-ayat-suci-al-quran-ada-di-dalam-kromosom-manusia/</link>
		<comments>http://ginapriani.wordpress.com/2008/09/26/ternyata-ayat-suci-al-quran-ada-di-dalam-kromosom-manusia/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Sep 2008 14:15:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ginapriani</dc:creator>
				<category><![CDATA[medical]]></category>
		<category><![CDATA[indah]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[kaligrafi]]></category>
		<category><![CDATA[kromosom]]></category>
		<category><![CDATA[peneliti]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ginapriani.wordpress.com/?p=87</guid>
		<description><![CDATA[Seorang ilmuwan yang penemuannya sehebat Gallileo, Newton dan Einstein yang berhasil membuktikan tentang keterkaitan antara Alquran dan rancang struktur tubuh manusia adalah Dr. Ahmad Khan. Dia adalahl ulusan Summa Cumlaude dari Duke University. Walaupun ia ilmuwan muda yang tengah menanjak, terlihat cintanya hanya untuk Allah dan untuk penelitian genetiknya. Ruang kerjanya yang dihiasi kaligrafi, kertas-kertas [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ginapriani.wordpress.com&blog=4078493&post=87&subd=ginapriani&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Seorang ilmuwan yang penemuannya sehebat Gallileo, Newton dan Einstein yang berhasil membuktikan tentang keterkaitan antara Alquran dan rancang struktur tubuh manusia adalah Dr. Ahmad Khan. Dia adalahl ulusan Summa Cumlaude dari Duke University. Walaupun ia ilmuwan muda yang tengah menanjak, terlihat cintanya hanya untuk Allah dan untuk penelitian genetiknya. Ruang kerjanya yang dihiasi kaligrafi, kertas-kertas penghargaan, tumpukan buku-buku kumal dan kitab suci yang sering dibukanya, menunjukkan bahwa ia merupakan kombinasi dariilmuwan dan pecinta kitab suci.</p>
<p>Salah satu penemuannya yang menggemparkan dunia ilmu pengetahuan adalah ditemukannya informasi lain selain konstruksi Polipeptida yangdibangun dari kodon DNA. Ayat pertama yang mendorong penelitiannya adalah Surat &#8220;Fussilat&#8221; ayat 53 yang juga dikuatkan dengan hasil-hasil penemuan Profesor Keith Moore ahli embriologi dari Kanada.Penemuannya tersebut diilhami ketika Khatib pada waktu salat Jumatmembacakan salah satu ayat yang ada kaitannya dengan ilmu biologi.Bunyi ayat tersebut adalah sebagai berikut: &#8220;&#8230;Sanuriihim ayatinaafilafaaqi wa fi anfusihim hatta yatabayyana lahum annahu ul-haqq&#8230;&#8221; Yang artinya; Kemudian akan Kami tunjukkan tanda-tanda kekuasaan kamipada alam dan dalam diri mereka, sampai jelas bagi mereka bahwa iniadalah kebenaran &#8220;.<br />
Hipotesis awal yang diajukan Dr. Ahmad Khan adalah kata &#8220;ayatinaa&#8221;yang memiliki makna &#8220;Ayat Allah&#8221;, dijelaskan oleh Allah bahwa tanda-tanda kekuasaanNya ada juga dalam diri manusia. Menurut Ahmad Khanayat-ayat Allah ada juga dalam DNA (Deoxy Nucleotida Acid) manusia.Selanjutnya ia beranggapan bahwa ada kemungkinan ayat Alquran merupakan bagian dari gen manusia. Dalam dunia biologi dan genetika dikenal banyaknya DNA yang hadir tanpa memproduksi protein sama sekali. Area tanpa produksi ini disebut Junk DNA atau DNA sampah.Kenyataannya DNA tersebut menurut Ahmad Khan jauh sekali dari maknasampah. Menurut hasil hasil risetnya, Junk DNA tersebut merupakan untaian firman-firman Allah sebagai pencipta serta sebagai tandakebesaran Allah bagi kaum yang berpikir. Sebagaimana disindir oleh Allah; Afala tatafakaruun (apakah kalian tidak mau bertafakur atau menggunakan akal pikiran?).</p>
<p>Setelah bekerjasama dengan adiknya yang bernama Imran, seorang yang ahli dalam analisis sistem, laboratorium genetiknya mendapatkan proyek dari pemerintah. Proyek tersebut awalnya ditujukan untuk meneliti gen kecerdasan pada manusia. Dengan kerja kerasnya Ahmad Khan berupaya untuk menemukan huruf Arab yang mungkin dibentuk darirantai Kodon pada cromosome manusia. Sampai kombinasi tersebut menghasilkan ayat-ayat Alquran. Akhirnya pada tanggal 2 Januari tahun1999 pukul 2 pagi, ia menemukan ayat yang pertama &#8220;Bismillah irRahman ir Rahiim. Iqra bismirrabbika ladzi Khalq&#8221;; &#8220;bacalah dengan nama Tuhanmu yang menciptakan&#8221;. Ayat tersebut adalah awal dari suratAl-A&#8217;laq yang merupakan surat pertama yang diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad di Gua Hira. Anehnya setelah penemuan ayat pertama tersebut ayat lain muncul satu persatu secara cepat. Sampai sekarangia telah berhasil menemukan 1/10 ayat Alquran.</p>
<p>Dalam wawancara yang dikutip &#8220;Ummi&#8221; edisi 6/X/99, Ahmad Khan menyatakan: &#8220;Saya yakin penemuan ini luar biasa, dan saya mempertaruhkan karier saya untuk ini. Saya membicarakan penemuan saya dengan dua rekan saya; Clive dan Martin seorang ahli genetika yangselama ini sinis terhadap Islam. Saya menyurati dua ilmuwan lain yang selama ini selalu alergi terhadap Islam yaitu Dan Larhammar dari Uppsala University Swedia dan Aris Dreisman dari Universitas Berlin.</p>
<p>Ahmad Khan kemudian menghimpun penemuan-penemuannya dalam beberapa lembar kertas yang banyak memuat kode-kode genetika rantai kodon pada cromosome manusia yaitu; T, C, G, dan A masing-masing kode Nucleotida akan menghasilkan huruf Arab yang apabila dirangkai akan menjadi firman Allah yang sangat mengagumkan.</p>
<p>Di akhir wawancaranya Dr. Ahmad Khan berpesan &#8220;Semoga penerbitan buku saya &#8220;Alquran dan Genetik&#8221;, semakin menyadarkan umat Islam, bahwaIslam adalah jalan hidup yang lengkap. Kita tidak bisa lagi memisahkan agama dari ilmu politik, pendidikan atau seni. Semoga nonmuslim menyadari bahwa tidak ada gunanya mempertentangkan ilmudengan agama. Demikian juga dengan ilmu-ilmu keperawatan. Penulis berharap akan datang suatu generasi yang mendalami prinsip-prinsipilmu keperawatan yang digali dari agama Islam. Hal ini dapat dimulai dari niat baik para pemegang kebijakan (decission maker ) yang beragama Islam baik di institusi pendidikan atau pada level pemerintah. Memfasilitasi serta memberi dukungan secara moral dan finansial.</p>
<p>Terbukanya tabir hati ahli Farmakologi Thailand</p>
<p>Profesor Tajaten Tahasen, Dekan Fakultas Farmasi Universitas ChiangMai Thailand, baru-baru ini menyatakan diri masuk Islam saat membaca makalah Profesor Keith Moore dari Amerika. Keith Moore adalah ahli Embriologi terkemuka dari Kanada yang mengutip surat An-Nisa ayat 56yang menjelaskan bahwa luka bakar yang cukup dalam tidak menimbulkan sakit karena ujung-ujung syaraf sensorik sudah hilang. Setelah pulangke Thailand Tajaten menjelaskan penemuannya kepada mahasiswanya, akhirnya mahasiswanya sebanyak 5 orang menyatakan diri masuk Islam.</p>
<p>Bunyi dari surat An-Nisa tersebut antara lain sebagai berkut; &#8220;Sesungguhnya orang-orang kafir terhadap ayat-ayat kami,kelak akan kami masukkan mereka ke dalam neraka, setiap kali kulitmereka terbakar hangus, kami ganti kulit mereka dengan kulit yanglain agar mereka merasakan pedihnya azab. Sesungguhnya Allah MahaPerkasa lagi Maha Bijaksana.&#8221;</p>
<p>Ditinjau secara anatomi lapisan kulit kita terdiri atas 3 lapisanglobal yaitu; Epidermis, Dermis, dan Sub Cutis. Pada lapisan Sub Cutis banyak mengandung ujung-ujung pembuluh darah dan syaraf. Pada saat terjadi Combustio grade III (luka bakar yang telah menembus subcutis) salah satu tandanya yaitu hilangnya rasa nyeri dari pasien.Hal ini disebabkan karena sudah tidak berfungsinya ujung-ujung serabut syaraf afferent dan efferent yang mengatur sensasi persefsi.Itulah sebabnya Allah menumbuhkan kembali kulit yang rusak pada saatia menyiksa hambaNya yang kafir supaya hambaNya tersebut dapatmerasakan pedihnya azab Allah tersebut. Mahabesar Allah yang telahmenyisipkan firman-firmannya dan informasi sebagian kebesaranNya lewat sel tubuh, kromosom, pembuluh darah, pembuluh syaraf dsb. Rabbana makhalqta hada batila, Ya&#8230;Allah tidak ada sedikit pun yang engkau ciptakan itu sia-sia.</p>
<p>_____________________<br />
dikutip dari milis ahad-net</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ginapriani.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ginapriani.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ginapriani.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ginapriani.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ginapriani.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ginapriani.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ginapriani.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ginapriani.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ginapriani.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ginapriani.wordpress.com/87/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ginapriani.wordpress.com&blog=4078493&post=87&subd=ginapriani&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ginapriani.wordpress.com/2008/09/26/ternyata-ayat-suci-al-quran-ada-di-dalam-kromosom-manusia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b5a063c0be77eee7a8c985feddd835c2?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kiki</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Peristiwa Kewafatan Rasulullah SAW</title>
		<link>http://ginapriani.wordpress.com/2008/09/26/peristiwa-kewafatan-rasulullah-saw/</link>
		<comments>http://ginapriani.wordpress.com/2008/09/26/peristiwa-kewafatan-rasulullah-saw/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Sep 2008 14:11:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ginapriani</dc:creator>
				<category><![CDATA[RAMADHAN]]></category>
		<category><![CDATA[kakasih rasul]]></category>
		<category><![CDATA[RASULULLAH]]></category>
		<category><![CDATA[sedih]]></category>
		<category><![CDATA[wafat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ginapriani.wordpress.com/?p=84</guid>
		<description><![CDATA[
Diriwayatkan bahawa surah Al-Maaidah ayat 3 diturunkan pada sesudah waktu asar yaitu pada hari Jumaat di padang Arafah pada musim haji penghabisan [Wada']. Pada masa itu Rasulullah SAW berada di atas unta. Ketika ayat ini turun Rasulullah SAW tidak begitu jelas penerimaannya untuk mengingati isi dan makna yang terkandung dalam ayat tersebut. Kemudian Rasulullah SAW [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ginapriani.wordpress.com&blog=4078493&post=84&subd=ginapriani&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><strong></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Diriwayatkan bahawa surah Al-Maaidah ayat 3 diturunkan pada sesudah waktu asar yaitu pada hari Jumaat di padang Arafah pada musim haji penghabisan [Wada']. Pada masa itu Rasulullah SAW berada di atas unta. Ketika ayat ini turun Rasulullah SAW tidak begitu jelas penerimaannya untuk mengingati isi dan makna yang terkandung dalam ayat tersebut. Kemudian Rasulullah SAW bersandar pada unta beliau, dan unta beliau pun duduk perlahan-lahan. Setelah itu turun malaikat Jibrail dan berkata: &#8220;Wahai Muhammad, sesungguhnya pada hari ini telah disempurnakan urusan agamamu, maka terputuslah apa yang diperintahkan oleh Allah SWT dan demikian juga apa yang terlarang olehNya. Oleh itu kamu kumpulkan para sahabatmu dan beritahu kepada mereka bahawa hari ini adalah hari terakhir aku bertemu dengan kamu.&#8221;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><br />
Setelah malaikat Jibrail pergi maka Rasulullah SAW pun berangkat ke Mekah dan terus pergi ke Madinah. Rasulullah SAW lalu mengumpulkan para sahabat baginda, dan menceritakan apa yang telah diberitahu oleh malaikat Jibrail. Apabila para sahabat RA mendengar hal yang demikian maka mereka pun gembira sambil berkata: &#8220;Agama kita telah sempurna. Agama kila telah sempurna.&#8221;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><br />
Apabila Abu Bakar RA mendengar keterangan Rasulullah SAW itu, maka ia tidak dapat menahan kesedihannya. Abu BAkar RA pulang ke rumah lalu mengunci pintu dan menangis sekuat-kuatnya. Abu Bakar RA menangis dari pagi hingga ke malam. Kisah tentang Abu Bakar RA menangis telah sampai kepada para sahabat yang lain. Maka berkumpullah para sahabat RA di depan rumah Abu Bakar RA dan bertanya: &#8220;Wahai Abu Bakar, apakah yang telah membuat kamu menangis sehingga begini sekali keadaanmu? Seharusnya kamu merasa gembira sebab agama kita telah sempurna.&#8221;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><br />
Mendengarkan pertanyaan dari para sahabat RA maka Abu Bakar RA pun berkata, &#8220;Wahai para sahabatku, kamu semua tidak tahu tentang musibah yang menimpa kamu, tidakkah kamu tahu bahawa apabila sesuatu perkara itu telah sempurna maka akan kelihatanlah akan kekurangannya. Dengan turunnya ayat tersebut bahawa ia menunjukkan perpisahan kita dengan Rasulullah SAW. Hasan dan Husin menjadi yatim dan para isteri Rasulullah menjadi janda.&#8221; Setelah mereka mendengar penjelasan dari Abu Bakar RA maka sedarlah mereka akan kebenaran kata-kata Abu Bakar RA, lalu mereka menangis dengan sekuat-kuatnya. Tangisan mereka telah didengar oleh para sahabat yang lain, maka mereka pun terus memberitahu Rasulullah SAW tentang kejadian yang mereka saksikan itu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><br />
Berkata salah seorang dari para sahabat RA, &#8220;Ya Rasulullah, kami baru kembali dari rumah Abu Bakar dan kami dapati ramai orang menangis dengan suara yang kuat di depan rumah beliau.&#8221; Apabila Rasulullah SAW mendengar keterangan dari para sahabat, maka berubahlah muka Rasulullah SAW dan dengan bergegas beliau menuju ke rumah Abu Bakar RA.</span></p>
<p>Sebaik Rasulullah SAW sampai di rumah Abu Bakar RA, Rasulullah SAW melihat kesemua mereka menangis dan bertanya, &#8220;Wahai para sahabatku, kenapakah kamu semua menangis?.&#8221; Kemudian Ali RA berkata, &#8220;Ya Rasulullah, Abu Bakar mengatakan dengan turunnya ayat ini membawa tanda bahwa waktu wafatmu telah dekat. Adakah ini benar ya Rasulullah?.&#8221;</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><br />
Lalu Rasulullah SAW berkata: &#8220;Semua yang dikatakan oleh Abu Bakar adalah benar, dan sesungguhnya waktu untuk aku meninggalkan kamu semua telah dekat&#8221;. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><br />
Sebaik sahaja Abu Bakar RA mendengar pengakuan Rasulullah SAW, maka ia pun menangis sekuat tenaganya sehingga ia jatuh pengsan, sementara Ali RA pula mengeletar seluruh tubuhnya, para sahabat yang lain pula menangis sekuat yang mereka mampu. Sehinggakan gunung-ganang, semua malaikat yang ada di langit, cacing-cacing, semua binatang baik yang ada di darat maupun yang ada di laut semua menangis. Kemudian Rasulullah SAW bersalam dengan para sahabat RA satu demi satu dan berwasiat pada mereka.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><br />
Pada satu hari, baginda SAW menyuruh Bilal RA azan untuk mengerjakan solat. Para Muhajirin dan Ansar pun berkumpullah di masjid Rasulullah SAW. Kemudian Rasulullah SAW menunaikan solah dua rakaat bersama semua yang hadir. Setelah selesai solat, baginda SAW bangun dan naik ke atas mimbar dan berkata: &#8220;Alhamdulillah, wahai para muslimin. Sesungguhnya aku adalah seorang nabi yang diutus dan mengajak orang ke jalan Allah dengan izinNya. Dan aku ini adalah sebagai saudara kandung kamu, yang kasih sayang pada kamu semua seperti seorang ayah. Oleh itu, kalau ada sesiapa ada hak untuk menuntut, maka hendaklah ia bangun dan membalasi aku sebelum aku dituntut di hari Qiamat.&#8221; </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><br />
Rasulullah SAW berkata sebanyak tiga kali, lalu bangunlah seorang lelaki bernama &#8216;Ukasyah bin Muhshan dan berkata: &#8220;Demi ayahku dan ibuku ya Rasulullah, kalau kamu tidak mengumumkan kepada kami berkali-kali sudah tentu aku tidak mahu mengemukakan ini.&#8221;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><br />
Lalu &#8216;Ukasyah RA berkata lagi: &#8220;Sesungguhnya dalam perang Badar aku bersamamu ya Rasulullah. Pada masa itu aku mengikuti unta kamu dari belakang. Setelah dekat, akupun tuun menghampiri kamu dengan tujuan supaya aku dapat mencium paha kamu, tetapi kamu telah mengambil tongkat dan memukul unta kamu untuk berjalan cepat, yang mana pada masa itu akupun kamu pukul pada tulang rusukku. Aku hendak tanya samada kamu sengaja memukul aku atau hendak memukul unta tersebut.&#8221;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><br />
Rasulullah SAW berkata: &#8220;Wahai &#8216;Ukasyah, Rasulullah sengaja memukul kamu.&#8221; Kemudian Rasulullah SAW berkata kepada Bilal RA, &#8220;Wahai Bilal, kamu pergi ke rumah Fatimah dan ambilkan tongkatku ke mari.&#8221; Bilal RA keluar dari masjid menuju ke rumah Fatimah RA sambil meletakkan tangannya di atas kepala dengan berkata, &#8220;Rasulullah SAW telah menyediakan dirinya untuk dibalas [di qishash].&#8221;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Setelah Bilal RA sampai di rumah Fatimah RA maka Bilal RA pun memberi salam dan mengetuk pintu. Kemudian Fatimah RA menyahut dengan berkata: &#8220;Siapakah di pintu?.&#8221; Bilal RA menjawab: &#8220;Aku Bilal, aku telah diperintahkan oleh Rasulullah untuk mengambil tongkat baginda. &#8220;Kemudian Fatimah RA berkata: &#8220;Wahai Bilal, untuk apa ayahku minta tongkatnya.&#8221; Berkata Bilal RA: &#8220;Wahai Fatimah, Rasulullah telah menyediakan dirinya untuk diqishash.&#8221; Bertanya Fatimah RA lagi: &#8220;Wahai Bilal, siapakah manusia yang sampai hatinya untuk menqishash Rasulullah?&#8221; Bilal RA tidak menjawab pertanyaan Fatimah RA. Setelah Fatimah RA memberikan tongkat tersebut, maka Bilal RA pun membawa tongkat itu kepada Rasulullah SAW. Setelah Rasulullah SAW menerima tongkat tersebut dari Bilal RA maka beliau pun menyerahkan kepada &#8216;Ukasyah RA.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><br />
Melihatkan hal yang demikian maka Abu Bakar RA dan Umar RA tampil ke depan sambil berkata: &#8220;Wahai &#8216;Ukasyah, janganlah kamu qishash Rasulullah tetapi kamu qishashlah kami berdua.&#8221; Apabila Rasulullah SAW mendengar kata-kata Abu Bakar RA dan Umar RA maka dengan segera beliau berkata: &#8220;Wahai Abu Bakar, Umar duduklah kamu berdua, sesungguhnya Allah SWT telah menetapkan tempatnya untuk kamu berdua.&#8221; Kemudian Ali RA bangun, lalu berkata, &#8220;Wahai &#8216;Ukasyah! Aku adalah orang yang sentiasa berada di samping Rasulullah oleh itu kamu pukullah aku dan janganlah kamu menqishash Rasulullah&#8221;. Lalu Rasulullah SAW berkata, &#8220;Wahai Ali duduklah kamu, sesungguhnya Allah SWT telah menetapkan tempatmu dan mengetahui isi hatimu.&#8221; Setelah itu Hasan RA dan Husin RA bangun dengan berkata: &#8220;Wahai &#8216;Ukasyah, bukankah kamu tidak tahu bahwa kami ini adalah cucu Rasulullah, kamu qishashlah kami sama jika kamu ingin menqishash Rasulullah&#8221; Mendengar kata-kata cucunya Rasulullah SAW pun berkata, &#8220;Wahai buah hatiku duduklah kamu berdua.&#8221; Berkata Rasulullah SAW &#8220;Wahai &#8216;Ukasyah pukullah aku kalau kamu hendak memukul.&#8221;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><br />
Kemudian &#8216;Ukasyah RA berkata: &#8220;Ya Rasulullah, anda telah memukul aku sewaktu aku tidak memakai baju.&#8221; Maka Rasulullah SAW pun membuka baju. Setelah Rasulullah SAW membuka baju maka menangislah semua yang hadir. Setelah &#8216;Ukasyah RA melihat tubuh Rasulullah SAW maka ia pun mencium beliau dan berkata, &#8220;Aku tebus kamu dengan jiwa ku ya Rasulullah, siapakah yang sanggup memukul kamu. Aku melakukan begini adalah sebab aku ingin menyentuh badan kamu yang dimuliakan oleh Allah SWT dengan badan ku. Dan Allah SWT menjaga aku dari neraka dengan kehormatanmu&#8221; Kemudian Rasulullah SAW berkata, &#8220;Dengarlah kamu sekalian, sekiranya kamu hendak melihat ahli syurga, inilah orangnya.&#8221; Kemudian semua para jemaah bersalam-salaman atas kegembiraan mereka terhadap peristiwa yang sangat genting itu. Setelah itu para jemaah pun berkata, &#8220;Wahai &#8216;Ukasyah, inilah keuntungan yang paling besar bagimu, engkau telah memperolehi darjat yang tinggi dan bertemankan Rasulullah di dalam syurga.&#8221;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><br />
Ibnu Mas’ud RA berkata: Ketika ajal Rasulullah SAW sudah dekat, baginda mengumpul kami di rumah Siti Aisyah RA. Kemudian baginda SAW memandang kami sambil berlinangan air mata dan bersabda: &#8220;Marhaban bikum, semoga Allah SWT memanjangkan umur kamu semua, semoga Allah SWT menyayangi, menolong dan memberikan petunjuk kepada kamu. Aku berwasiat kepada kamu, agar bertakwa kepada Allah SWT. Sesungguhnya aku adalah sebagai pemberi peringatan untuk kamu. Janganlah kamu berlaku sombong terhadap Allah SWT.&#8221;</span></p>
<p>Allah SWT berfirman: &#8220;Kebahagiaan dan kenikmatan di akhirat. Kami jadikan untuk orang-orang yang tidak ingin menyombongkan dirinya dan membuat kerosakan di muka bumi. Dan kesudahan syurga itu bagi orang-orang yang bertakwa.&#8221;</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><br />
Kemudian kami bertanya: &#8220;Bilakah ajal kamu ya Rasulullah? Baginda SAW menjawab: Ajalku telah hampir, dan akan pindah ke hadhrat Allah SWT, ke Sidratul Muntaha dan ke Jannatul Makwa serta ke Arasy.&#8221; </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><br />
Kami bertanya lagi: &#8220;Siapakah yang akan memandikan kamu ya Rasulullah? Rasulullah SAW menjawab: &#8220;Kalau telah sampai ajalku maka hendaklah Ali yang memandikanku, Fadhl bin Abbas hendaklah menuangkan air dan Usamah bin Zaid hendaklah menolong keduanya. Setelah itu kamu kafanilah aku dengan pakaianku sendiri apabila kamu semua menghendaki, atau kafanilah aku dengan kain Yaman yang putih.&#8221;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><br />
Kami bertanya: &#8220;Siapakah yang akan mensolatkan baginda di antara kami?&#8221; Kami menangis dan Rasulullah SAW pun turut menangis. Kemudian baginda SAW bersabda: &#8220;Tenanglah, semoga Allah SWT mengampuni kamu semua. Apabila kamu semua telah memandikan dan mengafaniku, maka letaklah aku di atas tempat tidurku, di dalam rumahku ini, di tepi liang kuburku. Setelah itu kamu semua keluarlah sebentar meninggalkan aku. Maka yang pertama-tama mensolatkan aku adalah sahabatku Jibrail. Kemudian Mikail, kemudian Israfil kemudian Izrail berserta bala tenteranya. Kemudian masuklah kamu dengan sebaik-baiknya. Dan hendaklah yang mula solat adalah kaum lelaki dari pihak keluargaku, kemudian yang wanita-wanitanya, dan kemudian kamu semua.&#8221;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><br />
Setelah itu para sahabat RA menangis dengan nada yang keras dan berkata, &#8220;Ya Rasulullah kamu adalah seorang Rasul yang diutus kepada kami dan untuk semua, yang mana selama ini anda memberi kekuatan dalam penemuan kami dan sebagai penguasa yang menguruskan perkara kami. Apabila kamu sudah tiada nanti kepada siapakah akan kami tanya setiap persoalan yang timbul nanti?&#8221; Kemudian Rasulullah SAW berkata, &#8220;Dengarlah para sahabatku, aku tinggalkan kepada kamu semua jalan yang benar dan jalan yang terang, dan telah aku tinggalkan kepada kamu semua dua penasihat yang satu daripadanya pandai bicara dan yang satu lagi diam sahaja. Yang pandai bicara itu ialah Al-Quran dan yang diam itu ialah maut. Apabila ada sesuatu persoalan yang rumit di antara kamu, maka hendaklah kamu semua kembali kepada Al-Quran dan Hadis-ku dan sekiranya hati kamu itu berkeras maka lembutkan dia dengan mengambil pelajaran dari mati.&#8221;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Setelah Rasulullah SAW berkata demikian, maka sakit Rasulullah SAW pun bermula. Dalam bulan Safar Rasulullah SAW sakit selama 18 hari dan sering diziarahi oleh para sahabat RA. Dalam sebuah kitab diterangkan bahawa Rasulullah SAW diutus pada hari Isnin dan wafat pada hari Isnin. Pada hari Isnin penyakit Rasulullah SAW bertambah berat, setelah Bilal RA menyelesaikan azan subuh, maka Bilal RA pun pergi ke rumah Rasulullah SAW kemudian memberi salam: &#8220;Assalamualaikum ya Rasulullah?&#8221; Kemudian ia berkata lagi &#8220;Assolah yarhamukallah.&#8221; Lalu dijawab oleh Fatimah RA, &#8220;Rasulullah masih sibuk dengan urusan beliau.&#8221; Setelah Bilal RA mendengar penjelasan dari Fatimah RA maka Bilal RA pun kembali ke masjid tanpa memahami kata-kata Fatimah RA itu. Apabila waktu subuh hampir hendak lupus, lalu Bilal RA pergi sekali lagi ke rumah Rasulullah SAW dan memberi salam seperti permulaan tadi, kali ini salam Bilal RA telah di dengar oleh Rasulullah SAW dan Rasulullah SAW berkata, &#8220;Masuklah wahai Bilal, sesungguhnya penyakitku ini semakin berat, oleh itu kamu suruhlah Abu Bakar mengimamkan solat subuh berjemaah dengan mereka yang hadir.&#8221; Setelah mendengar kata-kata Rasulullah SAW maka Bilal RA pun berjalan menuju ke masjid sambil meletakkan tangan di atas kepala dengan berkata: &#8220;Aduh musibah. Aduhai, alangkah baiknya bila aku tidak dilahirkan ibuku?&#8221;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><br />
Setelah Bilal RA sampai di masjid maka Bilal RA pun memberitahu Abu Bakar RA tentang apa yang telah Rasulullah SAW pesankan kepadanya. Ketika Abu Bakar RA melihat ke tempat Rasulullah SAW yang kosong, sebagai seorang lelaki yang lemah lembut, ia tidak dapat menahan perasaannya lagi, lalu ia menjerit dan akhirnya ia pengsan. Melihatkan peristiwa ini maka riuh rendah tangisan sahabat RA dalam masjid, sehingga Rasulullah SAW bertanya kepada Fatimah RA; &#8220;Wahai Fatimah apakah yang telah berlaku?.&#8221; Siti Fatimah RA menjawab: &#8220;Orang-orang menjadi bising dan bingung kerana Rasulullah tidak ada bersama mereka.&#8221; Kemudian Rasulullah SAW memanggil Ali RA dan Fadhl bin Abas RA, lalu Rasulullah SAW bersandar kepada kedua mereka dan terus pergi ke masjid. Setelah Rasulullah SAW sampai di masjid maka Rasulullah SAW pun bersolat subuh bersama dengan para jemaah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><br />
Pagi itu, walaupun langit telah mulai menguning, burung-burung gurun enggan mengepakkan sayap. Setelah selesai solat subuh maka Rasulullah SAW melihat kepada orang ramai dan berkhutbah: &#8220;Wahai kaum muslimin, kamu semua senantiasa dalam pertolongan dan pemeliharaan Allah SWT, oleh itu hendaklah kamu semua bertaqwa kepada Allah SWT dan mengerjakan segala perintahnya. Sesungguhnya aku akan meninggalkan dunia ini dan kamu semua, dan hari ini adalah hari pertama aku di akhirat dan hari terakhir aku di dunia.&#8221; Dengan suara terbatas Rasulullah SAW bersabda, &#8220;Ku wariskan dua perkara pada kalian, Al Quran dan sunnahku. Barang siapa mencintai sunnahku, bererti mencintai aku dan kelak orang-orang yang mencintaiku, akan masuk syurga bersama-sama aku.&#8221; Pesanan ringkas itu diakhiri dengan pandangan mata Rasulullah SAW yang tenang dan penuh minat menatap sahabatnya satu persatu. Abu Bakar RA menatap mata itu dengan berkaca-kaca, Umar RA dadanya naik turun menahan nafas dan tangisnya. Usman RA menghela nafas panjang dan Ali RA menundukkan kepalanya dalam-dalam. Isyarat itu telah datang, saatnya sudah tiba. &#8220;Rasulullah SAW akan meninggalkan kita semua.&#8221; Keluh hati semua sahabat RA kala itu. Manusia tercinta itu, hampir selesai menunaikan tugasnya di dunia. Tanda-tanda itu semakin kuat. Tatkala Ali RA dan Fadhal RA dengan cergas menangkap Rasulullah SAW yang berkeadaan lemah dan goyah ketika turun dari mimbar, kalau mampu, seluruh sahabat RA yang hadir pasti akan menahan detik-detik dari terus berlalu. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><br />
Setelah itu Rasulullah SAW pun pulang ke rumah baginda. Matahari kian tinggi, tapi pintu rumah Rasulullah SAW masih tertutup. Sedang di dalamnya, Rasulullah SAW sedang terbaring lemah dengan keningnya yang berkeringat dan membasahi pelepah kurma yang menjadi alas tidurnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><br />
Kemudian Allah SWT mewahyukan kepada malaikat lzrail, &#8220;Wahai lzrail, pergilah kamu kepada kekasihku dengan sebaik-baik rupa, dan apabila kamu hendak mencabut ruhnya maka hendaklah kamu melakukan dengan cara yang paling lembut sekali. Apabila kamu pergi ke rumahnya maka minta izinlah terlebih dahulu, kalau ia izinkan kamu masuk, maka masuklah kamu ke rumahnya dan kalau ia tidak mengizinkan kamu masuk maka hendaklah kamu kembali padaKu.&#8221;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><br />
Setelah malaikat lzrail mendapat perintah dari Allah SWT maka malaikal lzrail pun turun dengan menyerupai seorang Arab Badwi. Setelah malaikat lzrail sampai di depan rumah Rasulullah SAW maka ia pun memberi salam, &#8220;Assalamualaikum wahai ahli rumah kenabian, sumber wahyu dan risalah!&#8221; Fatimah RA tidak mengizinkannya masuk, &#8220;Wahai Abdullah (Hamba Allah), maaflah, ayahku sedang sakit,&#8221; kata Fatimah RA yang membalikkan badan dan menutup pintu. Kemudian Fatimah RA kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata. Kemudian malaikat lzrail berkata lagi seperti dipermulaannya, dan kali ini seruan malaikat itu telah didengari oleh Rasulullah SAW. Baginda SAW bertanya pada Fatimah RA, &#8220;Siapakah itu wahai anakku?&#8221; </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><br />
Fatimah RA menjawab: &#8220;Seorang lelaki memanggil ayahanda, saya katakan kepadanya yang ayahanda dalam keadaan sakit. Ia memanggil dengan suara yang menggetarkan sukma.&#8221; Rasulullah SAW lantas berkata; &#8220;Wahai Fatimah, tahukah kamu siapakah orang itu?.&#8221; Jawab Fatimah RA, &#8220;Tidak ayahanda.&#8221; </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><br />
&#8220;Dia adalah malaikat lzrail, malaikat yang akan memutuskan segala macam nafsu syahwat, yang memisahkan perkumpulan-perkumpulan dan yang memusnahkan semua rumah serta meramaikan kubur.&#8221; Fatimah RA tidak dapat menahan air matanya lagi. Setelah mengetahui bahawa saat perpisahan dengan ayahandanya akan bermula, dia menangis sepuas-puasnya. Apabila Rasulullah SAW mendengar tangisan Fatimah RA maka Baginda SAWpun berkata: &#8220;Janganlah kamu menangis wahai Fatimah, engkaulah orang yang pertama dalam keluargaku akan bertemu dengan daku.&#8221;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Kemudian Rasulullah SAW pun mengizinkan malaikat lzrail masuk. Maka malaikat lzrail pun masuk dengan mengucap, &#8220;Assalamuaalaikum ya Rasulullah.&#8221; Rasulullah SAW menjawab: &#8220;Wa alaikas saalamu, wahai lzrail engkau datang menziarahi aku atau untuk mencabut ruhku?&#8221; Maka berkata malaikat lzrail: &#8220;Kedatangan aku adalah untuk menziarahimu dan untuk mencabut ruhmu, itupun kalau dikau izinkan, kalau dikau tidak izinkan maka aku akan kembali.&#8221; Rasulullah SAW bertanya: &#8220;Wahai Malaikulmaut, di mana engkau tinggalkan kecintaanku Jibrail? &#8220;Aku tinggalkan ia di langit dunia?&#8221; Jawab malaikat Izrail. Baru sahaja malaikat Izrail selesai bicara, tiba-tiba malaikat Jibrail datang dan duduk di samping Rasulullah SAW. Maka bersabdalah Rasulullah SAW: &#8220;Wahai Jibrail, tidakkah engkau mengetahui bahawa ajalku telah dekat?&#8221; Jibrail menjawab: &#8220;Ya, wahai kekasih Allah.&#8221; </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><br />
Rasulullah SAW bertanya lagi: &#8220;Wahai Jibrail, beritahu kepadaku kemuliaan yang menggembirakan aku di sisi Allah SWT&#8221; Berkata malaikat Jibrail, &#8220;Sesungguhnya semua pintu langit telah di buka, para malaikat bersusun rapi menanti ruhmu di langit. Kesemua pintu-pintu syurga telah dibuka, dan kesemua bidadari sudah berhias menanti kehadiran ruhmu.&#8221; Berkata Rasulullah SAW: &#8220;Alhamdulillah, sekarang kamu katakan pula tentang umatku di hari kiamat nanti.&#8221;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><br />
Berkata Jibrail: &#8220;Allah SWT telah berfirman yang bermaksud, Sesungguhnya Aku telah melarang semua para nabi masuk ke dalam syurga sebelum dikau masuk terlebih dahulu, dan Aku juga melarang semua umat memasuki syurga sebelum umatmu memasuki syurga.&#8221; Berkata Rasulullah SAW: &#8220;Sekarang aku telah puas hati dan telah hilang rasa susahku.&#8221;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><br />
Kemudian Rasulullah SAW berkata: &#8220;Wahai lzrail, mendekatlah kamu kepadaku.&#8221; Setelah itu malaikat lzrail pun memulai tugasnya. Perlahan ruh Rasulullah SAW ditarik. Nampak seluruh tubuh Rasulullah SAW bersimbah peluh, urat-urat lehernya menegang. Apabila ruh baginda SAW sampai ke pusat, dengan perlahan Rasulullah SAW mengaduh &#8220;Jibrail, betapa sakit sakaratul maut ini.&#8221; Fatimah RA terpejam, Ali RA yang di sampingnya menunduk semakin mendalam dan Jibrail mengalihkan pandangannya dari Rasulullah SAW. Melihatkan telatah Jibrail itu maka Rasulullah SAW pun berkata: &#8220;Wahai Jibrail, apakah kamu tidak suka melihat wajahku?&#8221; Jibrail berkata: &#8220;Wahai kekasih Allah, siapakah orang yang sanggup melihat wajahmu dikala kamu dalam sakaratul maut?&#8221; </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><br />
Sebentar kemudian terdengar Rasulullah SAW merintih kerana sakit yang tidak tertahankan lagi. &#8220;Ya Allah, dahsyat sungguh maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini kepadaku, jangan pada umatku.&#8221; Badan Rasulullah SAW mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tidak bergerak lagi. Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu, Ali RA segera mendekatkan telinganya. &#8220;Uushiikum bis shalati, wa maa malakat aimanuku, peliharalah sholat dan peliharalah orang-orang lemah di antaramu.&#8221; Di luar pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat RA saling berpelukan. Fatimah RA menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali RA kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah SAW yang mulai kebiruan. Ali RA berkata: &#8220;Sesungguhnya Rasulullah ketika menjelang saat-saat terakhir, telah mengerakkan kedua bibir beliau sebanyak dua kali, dan aku meletakkan telinga, aku dengan Rasulullah berkata: &#8220;Umatku, umatku.&#8221; Akhirnya roh yang mulia itupun meninggalkan jasad Rasulullah SAW Rasulullah SAW wafat pada hari Isnin 13 Rabiul Awal.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><br />
Berkata Anas RA: &#8220;Ketika aku lalu di depan pintu Aishah, ku dengar dia sedang menangis sambil mengatakan: &#8220;Wahai orang yang tidak pernah memakai sutera. Wahai orang yang keluar dari dunia dari perut yang tidak pernah kenyang dari gandum. Wahai orang yang telah memilih tikar daripada singgahsana. Wahai orang yang jarang tidur di waktu malam kerana takut Neraka Sa&#8217;iir&#8221;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><br />
Telah bersabda Rasulullah SAW bahawa: &#8220;Malaikat Jibrail telah berkata kepadaku; &#8220;Wahai Muhammad, sesungguhnya Allah SWT telah menciptakan sebuah laut di belakang gunung Qaf, dan di laut itu terdapat ikan yang selalu membaca selawat untukmu, kalau sesiapa yang mengambil seekor ikan dari laut tersebut maka akan lumpuhlah kedua belah tangannya dan ikan tersebut akan menjadi batu.&#8221;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;">
<p>Wallahu&#8217;alam.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;"> </span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ginapriani.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ginapriani.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ginapriani.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ginapriani.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ginapriani.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ginapriani.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ginapriani.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ginapriani.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ginapriani.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ginapriani.wordpress.com/84/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ginapriani.wordpress.com&blog=4078493&post=84&subd=ginapriani&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ginapriani.wordpress.com/2008/09/26/peristiwa-kewafatan-rasulullah-saw/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b5a063c0be77eee7a8c985feddd835c2?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kiki</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>